Empat Paslon Akan Kembali Fight di PSU Parigi Moutong

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Empat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati akan kembali bertarung di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Parigi Moutong.

Terkait hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong telah menetapkan empat Paslon yang akan berkontestasi di PSU pada 16 April mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong, Aryana Borahima mengatakan, selain penetapan Paslon, pihaknya juga telah menetapkan kembali nomor urut dari masing-masing Paslon tersebut.

“Hari ini kami telah menetapkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor : 75/PHPU.BUP-XXIII/2025,” terangnya.

Dalam penetapan nomor urut para Paslon Bupati dan wakil Bupati tidak merubah nomor nomor urut sebelumnya pada Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Yang mana, Paslon Badrun Nggai-Muslih Nomor urut satu (1), Paslon Nur Rahmatu -Arman Maulana Nomor urut dua (2), Paslon Nizar Rahmatu-Ardi Kadir Nomor urut tiga (3) dan Paslon Erwin Burase-Abdul Sahid Nomor urut empat (4).

Disamping itu, Pj Bupati Kabupaten Parigi Moutong, Richard Arnaldo dalam sambutannya menyampaikan, sangat mengapresiasi pihak KPU Parigi Moutong yang sampai saat ini masih efektif melakukan tugas-tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara.

“Saya berharap, khususnya para Paslon serta seluruh masyarakat Parigi Moutong, untuk kita hargai putusan MK ini dan kita jalankan dengan sebaik-baiknya dan mari kita ciptakan suasana yang nyaman,tertib dan aman di Kabupaten Parigi Moutong yang kita cintai ini,” jelasnya.

Diketahui, penetapan Paslon dan nomor urut Paslon tersebut, dihadiri PJ Bupati Kabupaten Parigi, Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong serta Seluruh Paslon Bupati dan Wakil Bupati.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/03/22/voting-day-psu-parigi-moutong-di-sepakati-16-april/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://www.tempo.co/politik/-serangkaian-persiapan-kpu-untuk-penetapan-paslon-pilkada-serentak-2024-7433

APDURIN Parigi Moutong Akui, Sejumlah Perusahaan Durian Masih ‘Bermasalah’

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Asosiasi Perkebunan Durian (APDURIN) Kabupaten Parigi Moutong mengakui, jika sejumlah perusahaan durian yang beoperasi di daerah ini masih ada yang ‘bermasalah’.

Hal ini seperti disampaikan Ketua APDURIN Parigi Moutong, Hengky Idrus, disalah satu warung kopi di Kota Parigi, saat menggelar buka Puasa bersama insan pers, (Sabtu, 22 Maret 2025).    

“Kami akui masih banyak perusahaan di sector pengolahan buah durian di Kabupaten Parigi Moutong, yang belum memenuhi syarat,” ungkapnya.

Menurutnya, mengawal sejumlah perusahaan durian yang sudah beroperasi maupun yang baru akan beroperasi nanti di daerah ini agar berjalan sesuai prosedur, menjadi tanggungjawab bersama masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Kemudian, kata Hengky Idrus, APDURIN Parigi Moutong, yang notabene sebuah organisasi yang baru terbentuk, sangat membutuhkan dukungan media untuk mempromosikan peran serta programnya.

“Apdurin sebagai organisasi nirlaba yang baru sekitar 2 bulan di Parigi Moutong ini ingin bergerak cepat dan tentu butuh dukungan teman-teman jurnalis untuk mempromosikan dan menyebarluaskan apa kerja-kerja APDURIN,” ujarnya.

Sehingga, lanjutnya, APDURIN akan selalu siap dalam menjelaskan serta memberi informasi terkait, yang dibutuhkan para awak media.

“Tentu sebagai mitra setara dan sejajar, apa yang bisa Apdurin siapkan, juga informasi perdurianan yang dibutuhkan rekan-rekan jurnalis, kita akan sampaikan dengan transparan dan tidak ada yang di tutup-tutupi,” tandasnya.

Diketahui, pasca dibentuk sekitar dua bulan lalu, APDURIN Kabupaten Parigi Moutong lasngsung tancap gas dalam upaya percepatan ekspor durian ke luar negeri.

Diantaranya, dengan mendatangkan auditor dari General Administration of customs of the people’s Republic of China (GACC) serta menyiapkan sejumlah fasilitas packing house lokal, serta membantu proses audit perusahaan mitra.

Selain itu, kedepan APDURIN Parigi Moutong akan fokus dalam mengembangkan perkebunan durian disejumlah wilayah daerah ini.      

Untuk diketahui, kehadiran salah satu organisasi nirlaba ini, diharap dapat menjadi tambahan ‘amunisi’ sebagai mitra strategis bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya menciptakan iklim bisnis durian yang sehat.

Melalui programnya yang notabene berbasis bisnis disektor perkebunan, secara tidak langsung APDURIN turut terlibat dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di daerah ini.

Hal ini juga, akan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dalam upaya memenuhi capaian sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Parigi Moutong.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/03/17/perusahaan-durian-di-parigi-moutong-dinilai-belum-layak-operasi/

KUNJUNGI JUGA : https://harianpos.com/2025/03/17/soal-pkwt-disnakertrans-parimo-beri-waktu-14-hari-jika-tidak-urusan-ke-wasnaker-provinsi/

Voting Day PSU Parigi Moutong, di Sepakati 16 April

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Parigi Moutong untuk Voting Day disepakati pada tanggal 16 April 2025.

Terkait hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) usulan penetapan hari pemungutan suara ulang pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor : 75/PHPU.BUP-XXIII/2025.

Ketua KPU Parigi Moutong, Aryana Borahima mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melaksanakan beberapa kegiatan Rakor dan sosialisasi terkait pelaksanaan PSU tersebut.

“Dalam hal ini, KPU Parigi Moutong juga telah melaksanakan beberapa tahapan-tahapan dari rapat koordinasi, sosialisasi dan evaluasi badan Adhoc,” terangnya.

Rencana penetapan jadwal tersebut, tentunya untuk mengakomodir hak pilih umat kristen advent yang sebelumnya jadwalkan PSU ini di tetapkan pada 19 April 2025.

Dalam sambutannya, Ariana, menjelaskan recanana pentepan jadwal ini juga mengacu pada putusan Mahkamah Konstitusi terkait PSU, yang diberikan waktu selama 60 hari.

Menurutnya, apabila jadwal PSU ini dilaksanakan pada 19 April mendatang, tentunya hak pilih umat kristen advent tidak dapat diakomodir.

Sehingga pergeseran jadwal PSU di tanggal16 itu, tentunya sudah melalui berbagai pertimbangan yang harus dilakukan.

“Misalnya setelah pemungutan suara selesai, tentunya masih ada jadwal tahapan pleno rekapitulasi suara di tingkat desa maupun kecamatan, agar waktu tahapan tersebut bisa di maksimalkan,” bebernya.

Kemudian, kata ia, untuk saat ini KPU masih melakukan penyusunan pembentukan badan adhoc, karena terdapat 700 lebih penyelenggara ditingkat desa yang sudah mengundurkan diri.

Dengan adanya pengunduran itu, KPU telah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan maupun desa, untuk mempersiapkan SDM penyelenggara di kegiatan PSU.

Pantauan media ini, kesepakatan pergeseran jadwal PSU di 16 April 2025 mendatang, dilakukan dengan penandatanganan berita acara, yang disaksikan, Gubernur Sulawesi Tengah, diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin D. Yambas, KPU Sulawesi Tengah, Ketua Bawaslu Sulawesi Tengah, Sekda Parimo, Ketua DPRD Parimo, Bawaslu Parimo, jajaran Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) dan beberapa partai pengusung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Parimo.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/03/08/pemprov-sulteng-siap-dukung-anggaran-psu-parigi-moutong/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://www.kompas.id/artikel/psu-pilkada-siak-partisipasi-pemilih-lebih-dari-80-persen

Delapan BLUD PKM, Jadi Target Dinkes Parigi Moutong

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Menciptakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bagi Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) atau Puskesmas, jadi salah satu target yang harus dicapai dalam program prioritas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, tahun ini.     

Demikian disampaikan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Parigi Moutong, I Gede Widiada, saat ditemui awak media di ruang kerjanya (Jumat, 21 Maret 2025).

Ia mengatakan, dari total 23 PKM yang juga tersebar pada 23 Kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong, sedikitnya terdapat 8 PKM yang berpotensi besar bisa berstatus BLUD.  

“Setidaknya, ada 8 PKM yang terpantau saat ini, sudah layak menyandang status BLUD. Kalaupun tidak bisa seluruhnya, minimal ada 1 PKM yang bisa berstatus BLUD tahun ini,” ujarnya. 

Menurutnya, berdasarkan hasil pengamatan pihak Dinkes saat melakukan pendampingan persiapan pengajuan BLUD terhadap sejumlah Puskesmas di daerah ini, sedikitnya ada 8 puskesmas yang punya potensi untuk terealisasi.

Ia menuturkan, salah satu syarat BLUD, yaitu PKM yang telah melaksanakan layanan rawat inap minimal 2 tahun lamanya.      

“Jadi di daerah kita ini sudah ada PKM yang bisa rawat inap, diantaranya yaitu, Puskesmas Kecamatan Sausu, Kecamatan Balinggi, Puskesmas Tada di Kecamatan Tinombo Selatan dan Puskesmas Kecamatan Tinombo. Kemudian, Puskesmas Kecamatan Kasimbar, Kecamatan Ampibabo, Kecamatan Palasa, Kecamatan Ongka Malino serta Kecamatan Moutong,” ungkapnya.

Saat ini juga kata ia, pihak Dinkes Kabupaten Parigi Moutong juga telah membentuk Tim yang bertugas untuk melakukan verifikasi dan penilaian.

“Kita hanya tinggal menunggu pengajuan dari PKM, setelah itu baru akan dilakukan penilaian dari sejumlah OPD teknis terkait, seperti Inspektorat dan BKAD, baru kemudian ditetapkan layak atau tidak berstatus BLUD PKM,” tandasnya.

Sebelum dalam pemberitaan media ini, Dinkes Parigi Moutong telah membekali sejumlah pejabat di 23 Puskesmas yang juga tersebar pada 23 Kecamatan di daerah ini, terkait dengan persiapan untuk menjadikan status BLUD di tahun 2023 lalu.

Tak tangung-tanggung, sejumlah pejabat teras Dinkes Parigi Moutong ditahun tersebut, memboyong 23 kepala UPT PKM melancong ke Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk melaksanakan studi studi tiru terkait pengelolaan BLUD.

Meski kemudian, terungkap juga dugaan adanya agenda terselebung dari studi tiru yang dilakukan sejumlah ASN lingkup Dinkes Parigi Moutong saat itu. Dimana, hampir seluruh ASN yang berangkat dalam agenda studi tiru tersebut, sempat plesiran ke negara tetanggga yaitu Singapura. (lihat disini)

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/03/21/labkesmas-kabupaten-parigi-moutong-bakal-dibangun-dinkes/

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2024/12/20/dinkes-parigi-moutong-buka-posko-layanan-kesehatan-untuk-nataru/

Merajut Silahturahmi, LAPAS Kelas III Parigi Gelar Bukber

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas III Parigi, Kabupaten Parigi Moutong menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber), Jumat (21/03/2025).

Acara Bukber dengan tema “Merajut Silahturahmi Dan Mempererat Kebersamaan” tersebut, diikuti sejumlah Warga Binaan (Wabin).

Kepala Lapas Kelas III Parimo, Didik Niryanto, mengatakan bahwa, agenda buka bersama ini merupakan instruksi langsung dari Dirjen kepada semua Lapas di Indonesia.

“Sesuai dengan perintah Bapak Direktur Jendral terkait bulan puasa ini, artinya kita di bulan puasa ini di minta untuk sama-sama melaksanakan buka bersama,” ujarnya.‎

Ia menjelaskan, tujuan dari buka puasa bersama ini untuk memperat tali silaturahmi antara wabin dan petugas di Lapas Kelas III Parigi.‎

”Berbuka puasa bersama ini bukan hanya terkait hidangan yang disajikan petugas, tetapi bagaimana menjalin silaturahmi antara sesama wabin,” terangnya.‎

Menurutnya, selain buka puasa bersama, tentunya terdapat kegiatan keagamaan lainnya, seperti sholat tarawih berjama, dan kegiatan tadarus.‎Ia juga menuturkan, nantinya di hari raya idul fitri 1446 H 2025 dan Nyepi akan ada remisi yang diberikan pada wabin.‎

”Dari jumla 318 wabin, yang mendapat remisi dihari raya idulfitri sekitar 200 orang, sedangkan hari raya Nyepi sekitar 10 orang,” tuturnya.

Lanjut ia, remisi yang paling banyak didapatkan itu, narapidana narkotika dan pencurian.‎

”Mereka (wabin) yang memenuhi syarat akan mendapatkan remisi, antara lain wabin yang sudah menjalani masa tahan kurun waktu enam bulan remisinya 15 hari, sedangkan untuk wabin yang menjalani masa tahanan satu tahun remisinya satu bulan dan lebih dari satu tahun keatas satu bulan 15 hari,” bebernya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2024/03/30/sebanyak-215-wabin-lapas-parigi-moutong-bakal-terima-remisi/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://www.rri.co.id/ramadan/1403368/suasana-hangat-warnai-buka-puasa-bersama-di-lapas-perempuan

Labkesmas Kabupaten Parigi Moutong, Bakal Dibangun Dinkes

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, KabarSAURUSonline.com – Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) daerah Kabupaten Parigi Moutong, bakal dibangun Dinas Kesehatan (Dinkes) daerah ini dengan menggunakan APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2025.

Berdasarkan informasiyang dihimpun media ini, Labkesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang melakukan pemeriksaan untuk menunjang pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan masyarakat. Labkesmas merupakan unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Kesehatan.

Labkesmas daerah berfungsi untuk melakukan tindakan pencegahan, melakukan surveilans berbasis laboratorium, mendeteksi dini penyakit di masyarakat, memeriksa vektor atau binatang pembawa penyakit, memeriksa lingkungan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, menyusun rencana program hingga anggaran, melakukan pemeriksaan laboratorium kesehatan, menganalisis masalah kesehatan masyarakat atau lingkungan, serta melakukan pemodelan intervensi dan atau teknologi tepat guna

Ditemui media ini sela kesibukan di ruang kerja, sela kesibukannya, Kepala Dinas (Kadis) Dinkes Kabupaten Parigi Moutong, I Gede Widiada, mengaku keberadaan Labkesmas di Kabupaten Parigi Moutong, dianggap menjadi salah satu solusi pendekatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Minimal, jika nanti ada diagnosa yang membutuhkan hasil pemeriksaan laboratorium, warga kita tidak perlu lagi pergi jauh keluar daerah untuk bisa melakukan pemeriksaan laboratorium,” ujarnya, Jumat (21 Maret 2025).

Ia menuturkan, sesuai fungsi tersebut, sehingga Labkesmas di Kabupaten Parigi Moutong yang notabene bakal menjadi Labkesmas tingkat 2, diharap dapat meningkatkan pemahaman tentang kesehatan populasi, mencegah penyakit, mengembangkan intervensi yang efektif, mendukung pembuatan keputusan kebijakan yang berbasis bukti.

“Rencananya, pembangunan Labkesmas Parigi Moutong ini akan berlokasi dekat dengan Markas PMI,” ungkapnya.

Ia menuturkan, pengadaan Labkesmas tersebut dilakukan secara bertahap. Tahun ini, kata ia, Dinkes Kabupaten Parigi Moutong masih sebatas mendirikan gedungnya saja. Diperkirakan, lanjutnya, salah satu fasilitas layanan kesehatan di Parigi Moutong itu, baru dapat dirasakan masyarakat pada tahun 2026 nanti.

“Jadi,untuk tahun ini, kemampuan anggarannya baru mampu untuk membangun gedungnya. Sedangkan,terkait dengan pengadaan fasilitas pendukungnya, Insyaallah baru dapat berlangsung menunggu dukungan anggaran di tahun depan,” terangnya.

Ditanya terkait anggaran yang disediakan untuk pembangunan gedung Labkesmas itu, I Gede Widiada mengaku Dinkes Kabupaten Parigi Moutong menyiapkan anggaran sekitar 10 miliar rupiah.

“Saya lupa angka pastinya, kalau tidak salah sekitar 10 miliar itu,” tandasnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2024/10/31/komisi-iv-minta-dinkes-beri-atensi-ke-pmi-parigi-moutong/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://bblabkesling.go.id/r-siapa-dan-apa-sebenarnya-fungsi-labkesmas-dalam-transformasi-kesehatan

Assessment & Layanan Kesehatan di Gelar PMI Parigi Moutong Dilokasi Bencana Kecamatan Palasa

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Sejumlah relawan PMI Kabupaten Parigi Moutong, diterjunkan ke lokasi bencana banjir di Kecamatan Palasa, untuk melaksanakan assessment dan memberikan layanan kesehatan bagi warga korban terdampak bencana tersebut.

Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Markas PMI Parigi Moutong, melalui Komandan Korps Sukarelawan (KSR) Kabupaten Parigi Moutong, As’at, kepada media ini melalui pesan telepon seluler Kamis (20 Maret 2025).

Ia menyampaikan, sebanyak belasan relawan PMI Kabupaten Parigi Moutong diterjunkan kelokasi bencana banjir di Kecamatan Palasa, pada Minggu (16 Maret 2025), sekitar pukul 13:15 WITA.

“Setiba dilokasi kami melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong dan mendirikan posko. Kemudian, melaksanakan brefing untuk persiapan kegiatan assessment,” ujar As’at melalui pesan singkat via aplikasi WhatsApp.

Berdasarkan hasil assessment yang dilakukan relawan PMI Parigi Moutong di Desa Ogoansam dan Desa Bambasiang kata ia, terdapat sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan berbagai jenis kategori kerusakan.

Selain itu, lanjutnya, juga terdapat rumah warga di kedua desa tersebut, yang hanyut akibat diterjang banjir.

“Desa Ogoansam, Dusun 1, rumah rusak sedang 1 unit, rumah rusak ringan 9 unit. Dusun 2, rumah hanyut 2 unit, rumah rusak berat 7 unit, rumah rusak ringan 52 unit. Dusun 3, rumah rusak ringan 8 unit. Dusun 4, rumah rusak ringan 41 unit. Total rumah warga yang terdampak sebanyak 120 unit. Kemudian, Desa Bambasiang, Dusun 1 rumah hanyut 2 unit, rumah rusak berat 1 unit, rumah rusak ringan 5 unit. Dusun 2 terdapat rumah hanyut 4 unit, rumah rusak ringan 11 unit, Total rumah terdampak sebanyak 23 Unit,” ungkapnya, lebih rinci.

Ia menuturkan, seluruh data hasil assessment yang dilakukan relawan PMI Parigi Moutong tersebut, telah disampaikan ke BPBD Kabupaten Parigi Moutong.

“Data Assessment di Desa Ogoansam dirampungkan pada hari Selasa (18 Maret 2025) dan Desa Bambasiang sudah dirampungkan pada hari Rabu (19 Maret 2025). Insyaallah, Jumat besok (21 Maret 2025) kita bergerak ke Kecamatan Tomini,” terangnya.

Ia menambahkan, selain melaksanakan assessment, para relawan PMI Kabupaten Parigi Moutong yang diterjunkan dilokasi bencana tersebut, juga melaksanakan layanan kesehatan di posko kesehatan yang telah disediakan, bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Palasa serta Tim Medis Arteria Fakultas Kedokteran Unisa Palu. “Melakukan pemeriksaan di Posko Kesehatan yang ada di Dusun 2 Desa Ogoansam, serta, langsung ke mengunjungi warga terdampak yang masih berada dirumahnya,” tandasnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/03/14/bpbd-rekom-banjir-di-kecamatan-palasa-berstatus-tdb/

KUNJUNGI JUGA : https://halosulteng.com/warga-bambasiang-yang-terisolir-mulai-terima-bantuan/

Exit mobile version
%%footer%%