Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Singura Resmi Dibentuk

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pengurus Koperasi Merah Putih Desa Singura, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, resmi dibentuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar (Rabu, 21 Mei 2025).

Sebanyak lima generasi muda di Desa Singura dipercayakan menjadi pengurus Koperasi Merah Putih yang merupakan salah satu program nasional Presiden Prabowo Subianto.

Diketahui, kelima generasi muda tersebut berlatarbelakang pendidikan S1 dari berbagai jurusan keilmuan.

“Ketua Marto S.Kom, Wakil Ketua Bidang Usaha Said S.P, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan Safwan S.P, Sekretaris Ramadhan S.H dan Bendahara Tutut Indrasusana S.Pt,” Ungkap Hendra Setiawan, selaku Ketua BPD Desa Singura.

Kepada media ini, Kepala Desa Singura, Abdul Haris Pontoh menuturkan, Pemdes bersama dengan BPD serta masyarakatnya, sepakat untuk memberikan peluang kesempatan kepada generasi muda di desa setempat, agar terlibat lebih jauh dalam pembangunan desa, khususnya, disektor ekonomi masyarakat.  

“Harapan dari Pemdes dan BPD serta seluruh masyarakat Desa Singura, para generasi muda kita disini dapat memanfaatkan Kopdes untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Minimal, dapat dimulai dari membuka lapangan kerja bagi generasi muda lainnya didesa ini, melalui sejumlah usaha yang ada pada Kopdes tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ishak selaku salah satu Pendamping lokal desa di Kecamatan Toribulu menuturkan, Desa Singura saat menjadi desa ke 15 dari 728 desa di Kabupaten Parigi Moutong yang telah membentuk Kopdes. “Untuk skala Kecamatan, Koperasi Merah Putih Desa Singura, merupakan Kopdes kedua setelah Desa Tomoli Utara,” pungkasnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/05/05/kopdes-merah-putih-di-parigi-moutong-mulai-digarap/

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/05/20/sosialisasi-pembentukan-koperasi-merah-putih-tingkat-kabupaten-parigi-moutong/

Pemda Parigi Moutong Lepas Keberangkatan Rombongan CJH

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, secara resmi melepas Rombongan Calon

Jemaah Haji (CJH) Tahun 1445 H/2025 M. Pelepasan calon jamaah haji itu dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Abdul Aziz Tombolotutu, berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, (Selasa 20 Mei 2025).

Dalam sambutanya, Abdul Aziz berpesan kepada para Jamaah Calon Haji agar menjaga kekompakan, persatuan diantara sesama Jamaah, menjaga nama baik Bangsa khususnya Daerah Kabupaten Parigi Moutong, serta menjaga Kesehatan.

“Diharapkan Kepada Jamaah Calon Haji agar selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas, apabila ada sesuatu Hal yang menganggu Kesehatan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Parimo, H Asad Latopada dalam laporannya mengatakan Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Parimo Tahun ini berjumlah 200 orang.

200 Calon Jemaah Haji tersebut, terdiri dari Laki-laki sebanyak 70 orang dan perempuan sebanyak 127 orang, ditambah dengan cadangan sebanyak 3 orang yang akan diberangkatkan pada kloter 12.

“Para calon jemaah haji sudah menjalani pembinaan selama 10 hari dan Alhamdulillah hari ini seluruh Jamaah Calon Haji sudah siap diberangkatkan untuk melaksanakan Ibadah Haji Tahun 2025” jelasnya

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2024/12/06/ganti-rugi-dana-koper-jemaah-haji-masih-belum-jelas/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://prasetya.ub.ac.id/en/pelepasan-jamaah-haji-ub-tahun-2025/

Persiapan Pelaksanaan MBG di Parigi Moutong, Bapelitbangda Lakukan Pendataan‎

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Dalam rangka mendukung program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Perencanaan Dan penelitian Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong Gencar melakukan pendataan.

‎Hal itu diungkapkan, kepala bidang Sosial Budaya (Sosbud) Bappelitbangda Ince Pina saat ditemui sejumlah awak media, diruang kerjanya Parigi, (20 Mei 2025).

‎Ia mengatakan saat ini, pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah melakukan rapat persiapan pendataan MBG.

‎“Bahkan kami baru melakukan pengumpulan data terkait program itu” sebutnya.

Ia juga menuturkan, pendataan yang di lakukan hanya sebatas pengumpulan data jumlah siswa dan sekolah yang akan mendapatkan program MBG.

Menurutnya, hal ini merupakan tugas dari dinas pendidikan dan Kebudayaan.
‎Selain data siswa pendataan juga di lakukan terhadap ketersediaan lahan kosong sekolah yang kedepannya akan di rencanakan sebagai alternatif untuk pembangunan dapur dalam pelaksanaan MBG.

“kalau bangunnya di luar sekolah harusnya mempunyai dokumen yang bersetifikast, ”terangnya.

Ia menegaskan, untuk pelaksanaan program MBG ini belum mengetahui sepenuhnya terkait theknis pelaksanaannya.

“Nantinya kami akan melakukan rapat bersama guna persiapan pemaparan ke kementrian rencanakan sebelum bulan juni,”pungkasnya

Pemda Parigi Moutong Gelar Sosialisasi Pembentukan Kopdes Merah Putih

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran menghadiri Sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) dan Kelurahan Merah Putih Tingkat Kabupaten Parigi Moutong Bertempat di Lantai II Kantor Bupati, Hari Senin Pagi (19/05/2025). 

Penjabat (PJ) Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo, dalam hal ini di wakili Sekretaris Daerah Zulfinasran membuka secara resmi kegiatan yang sedang berlangsung, mengawali sambutannya Zulfinasran mengatakan program koperasi desa merah putih yang sosialisasinya kita selenggarakan hari ini digagas langsung oleh presiden sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan mempercepat pengentasan kemiskinan di pedesaan. targetnya, 80.000 koperasi desa harus terbentuk di seluruh indonesia sebelum juli 2025.

“Ini adalah kesempatan emas bagi desa dan kelurahan yang ada di kabupaten parigi moutong untuk membangun ekonomi mandiri berbasis koperasi, sekaligus menjadi salah satu solusi terkait permasalahan yang ada di desa yakni rantai distribusi yang panjang, permodalan, dan dominasi middleman (pedagang perantara) yang menekan harga petani serta mengurangi biaya bagi konsumen” Ujarnya 

Koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, koperasi tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan memperluas kemandirian ekonomi desa untuk pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih adalah langkah strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk mengelola sumber daya ekonomi secara mandiri, berkelanjutan, dan berkeadilan. dengan koperasi, masyarakat desa dapat bersatu dalam kekuatan kolektif untuk memajukan potensi lokal, baik di sektor pertanian, perikanan, perdagangan, maupun UMKM.

“Saya berharap program ini benar-benar diimplementasikan secara nyata di setiap desa dan kelurahan di kabupaten parigi moutong, mari kita jadikan koperasi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi rakyat yang sejati dan kepada dinas koperasi dan ukm kabupaten parigi moutong, saya minta agar memberikan pendampingan dan pelatihan yang berkelanjutan, agar koperasi-koperasi ini dapat tumbuh sehat, mandiri, dan mampu bersaing di era ekonomi digital saat ini” Ucapnya

Saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kerja bersama, pembentukan koperasi merah putih ini akan menjadi tonggak penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat parigi moutong. mari kita jadikan momentum ini sebagai awal dari gerakan ekonomi rakyat yang kuat, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Zulfinasran menyampaikan pembentukan koprasi merah putih desa maupun kelurahan kita harus segera tuntaskan sampai dengan bulan juni pertanggal 30 juni, sudah terbentuk badan hukum di masing-masing desa se parigi moutong dan khusus untuk kabupaten parigi moutong itu kurang lebih sebanyak 283 koprasi yang akan terbentuk per 30 juni nantinya, dari 283 ada 5 kelurahan dan 278 desa.

Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. semoga allah swt senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua dalam mengemban amanah ini.

Pembangunan Jembatan Jalur II Parigi Moutong Masih Belum Jelas

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com — Sudah lebih dari enam tahun pascagempa 2018, Jembatan Jalur II Parigi Moutong yang rusak parah hingga kini belum juga ada kejelasan untuk dibangun kembali.

Proyek vital yang menjadi urat nadi konektivitas warga lintas wilayah itu masih menunggu kepastian anggaran dari pemerintah provinsi maupun pusat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irwan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan usulan pembangunan jembatan jalur II yang berlokasi di Desa Bambalemo tersebut,  ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, bahkan hingga ke kementerian terkait. Namun, hasilnya tetap nihil.

“Kami sudah berulang kali menyampaikan usulan, termasuk ke pemerintah pusat. Namun hasilnya masih nihil,” ujar Irwan saat ditemui di Parigi, (Jumat, 16 Mei 2025).

Menurut Irwan, pemerintah daerah sempat diarahkan agar mengusulkan proyek itu melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK). Sayangnya, hingga saat ini belum tersedia menu DAK yang bisa mengakomodasi pembangunan infrastruktur sebesar dan sekompleks jembatan lingkar tersebut.

Ia menegaskan bahwa dukungan politik dari DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, terutama dari anggota dewan daerah pemilihan Parigi Moutong, sangat dibutuhkan untuk mendorong percepatan pembangunan.

“Kami sudah sampaikan langsung persoalan ini kepada Anggota DPRD Sulteng, Rachmat Syah Tawainella, dalam kegiatan workshop literasi kebencanaan yang digelar BRIN bersama UNESCO dan Universitas Budi Luhur,” kata Irwan.

Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai jalur utama transportasi warga lokal, tetapi juga bagi pengguna jalan dari luar daerah yang melintas ke wilayah timur Sulawesi Tengah.

“Jembatan ini sangat vital, bukan hanya bagi warga lokal, tapi juga pengguna jalan dari luar daerah. Kami berharap TAPD Pemprov bisa segera memberikan perhatian,” tegasnya.

Jembatan Lingkar Parigi Moutong sejatinya menjadi bagian penting dalam struktur jaringan transportasi darat kabupaten, yang menunjang mobilitas ekonomi, distribusi barang, serta akses antarwilayah. Tertundanya pembangunan infrastruktur ini dinilai berdampak langsung terhadap percepatan pemulihan ekonomi pascabencana dan konektivitas wilayah pesisir hingga pegunungan.

Sampai kini, Pemkab Parigi Moutong masih menanti keputusan politik dan kebijakan fiskal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar proyek vital tersebut bisa segera masuk dalam rencana pembangunan tahun anggaran mendatang.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2020/06/26/jembatan-jalur-dua-parigi-moutong-dirampungkan/

KUNJUNGI JUGA : https://seruanrakyat.online/pasca-gempa-2018-silam-jembatan-lingkar-di-parimo-belum-juga-dibangun/

Bappelitbangda Klaim Berhasil Turunkan Angka Miskin Ekstrim di Parigi Moutong

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com — Bappelitbangda mengklaim telah berhasil menurunkan angka masyarakat miskin ekstrim dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.  

Dalam tiga tahun terakhir, angka kemiskinan ekstrim dji Parigi Moutong mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sebelumnya diketahuii angka kemiskinan ekstrim diaderah ini mencapai 6,39. Kemudian turun menjadi 1,3 persen pada tahun 2024.

Capaian itu diungkap oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Parigi Moutong, Irwan, saat ditemui sejumlah awak media, (Rabu, 14 Mei 2025).

“Angka kemiskinan ekstrem sangat banyak turunnya, karena tiga tahun lalu masih 6,39 persen, sekarang sudah tinggal 1,3 persen,” ujar Irwan.

Menurutnya, penurunan angka kemiskinan secara keseluruhan juga menunjukkan tren positif, dari 17 persen menjadi 14,2 persen. Ia menyebut, keberhasilan itu tak lepas dari berbagai program strategis daerah, terutama Gerakan Cepat Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Gercep Gaskan Berdaya) yang dijalankan sepanjang tahun 2024.

Program Gercep Gaskan Berdaya mendapat dukungan hibah sebesar Rp8 miliar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, dan menyasar 813 Kepala Keluarga (KK) di lima kecamatan: Palasa, Tinombo, Tinombo Selatan, Sidoan, dan Tomini.

“Kami berharap masih ada kolaborasi lanjutan untuk program ini. Tahun kemarin, pelaksanaannya kami lakukan bersama Pemprov Sulawesi Tengah,” tambah Irwan.

Selain fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, Bappelitbangda juga terus berupaya memperkuat konektivitas wilayah dengan membuka akses jalan menuju pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT) di daerah pegunungan.

Kendati menghadapi keterbatasan anggaran, Irwan menyebut pembangunan infrastruktur tetap dijalankan secara swakelola, memanfaatkan sumber daya yang ada di daerah.

“Alat berat itu nanti setelah selesai perbaikan langsung diturunkan. Semua dilakukan dengan swakelola, tinggal menyiapkan anggaran untuk operator dan bahan bakar. Dengan begitu, intervensi ke masyarakat bisa lebih cepat,” pungkasnya.

Langkah-langkah terukur Bappelitbangda tersebut memperlihatkan arah pembangunan Parigi Moutong yang makin fokus pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah tertinggal dan pedalaman.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/01/24/simulasi-perhitungan-jabatan-fungsional-perencanaan-parigi-moutong-tahun-2025-digelar-bappelitbangda/

KUNJUNGI JUGA : https://seruanrakyat.online/kemiskinan-ekstrim-parigi-moutong-turun-13-persen/

Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong Terpilih Digelar Pekan Ini

KABUPATEN PARIGI MOUTON, kabarSAURUSonline.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong bakal menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Bupati (Erwin Burase) dan Wakil Bupati terpilih (Abdul Sahid) pada akhir pekan ini Minggu, 11 Mei 2025.

Usai merampungkan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara hasil pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, saat ini KPU Parigi Moutong tengah mempersiapkan gelaran rapat Pleno terbuka terkait penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Kepada Redaksi kabarSAURUSonline.com, Ketua KPU Parigi Moutong, Aryana Borahima, menyampaikan hal tersebut, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon (Kamis, 08 Mei 2025).

“Alhamdulillah, kami tadi telah mendapat surat dari KPU RI terkait dengan pelaksanaan rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Parigi terpilih, hasil PSU. Insyaallah, rapat tersebut akan digelar di Lantai II Kantor Bupati, pada hari Minggu, 11 Mei 2025 nanti,” ungkapnya.

Untuk diketahui Surat KPU RI terkait hal ini, tertanggal 08 Mei 2025 dengan nomor 839/PL.02.7-SD/06/2025 perihal Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota serentak tahun 2024, Pasca PSU Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi.

Surat tersebut memuat lima poin dengan 4 sub poin. Dimana, dalam salah satu dari dua sub poin yang terdapat pada poin Ketiga isi surat tersebut berbunyi daerah pemilihan yang menjadi wilayah kerjanya tidak mencangkup sebagai daerah yang wilayah kerjanya tercatat dalam e-BRPK sebagaimana tersebut pada angka 2, agar melaksanakan penetapan pasangan calon terpilih, yang paling lambat tiga hari setelah surat ini diterbitkan.

Exit mobile version
%%footer%%