Pemda Parigi Moutong Hadiri Rapat Soal Penilaian Mandiri Pangan Aman

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Asisten III Bidang Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, mewakili Pemerintah Daerah (Pemda), mengikuti rapat dengan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan terkait Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025.

Rapat yang berlangsung via Zoom Meeting tersebut, Yusnaeni hadir bersama dengan sejumlah OPD terkait, diruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda), (Selasa 01 Juli 2025).

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Elin Herlina, menuturkan, perlu adanya mekanisme penilaian yang sistematis, berupa Tools penilaian mandiri kabupaten/kota pangan aman.

“Pemda dapat memetakan status penyelenggaraan keamanan pangan di daerahnya,” ujar Elin Herlina.

Menurutnya, tujuan penyusunan tools penilaian mandiri tersebut, yakni untuk memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota, terhadap penyelenggaraan pengawasan pangan sesuai undang-undang.

Selain itu, menilai salah satu keberhasilan indikator dalam pelaksanaan NSPK, melihat keaktifan kabupaten/kota sebagai anggota jejaring keamanan pangan daerah, serta monitoring Kabupaten/kota dalam penyelenggaraan keamanan pangan.

Ia berharap, pihaknya mampu mendorong penyelenggaraan pengawasan keamanan pangan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mendukung aspek kesehatan masyarakat secara khusus, serta kualitas dan ketahanan suatu bangsa.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2024/04/01/gerakan-pangan-murah-jelang-hbkn-idul-fitri-1445-h/

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/07/01/rahmatia-rentang-januari-juni-2025-tiga-program-prioritas-sudah-dilaksanakan/

Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2025, Pemda Parigi Moutong Terbaik Kedua di Sulteng

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong mendapat penghargaan terbaik kedua, atas hasil penilaian kinerja terhadap aksi konvergensi penurunan stunting terintegrrasi tahun 2025, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) di Gedung DPRD Sulteng, (Senin, 30 Juni 2025).

Penghargaan kepada Pemda Parigi Moutong atas capaian meraih terbaik kedua dalam aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi tingkat Provinsi Sulteng ini, diserahkan langsung Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Reny A. Lamadjido, dan diterima langsung Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, Abdul Sahid.

Pemberian penghargaan tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemda, para Tenaga Kesehatan (Nakes), serta berbagai pihak yang terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras kolektif seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, perangkat desa, hingga masyarakat yang peduli terhadap tumbuh kembang generasi masa depan. Kami akan terus meningkatkan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target penurunan stunting secara berkelanjutan,” ujarnya.

Aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi tahun 2025 merupakan pendekatan strategis nasional yang menekankan kolaborasi antar sektor untuk mengatasi berbagai determinan stunting, mulai dari intervensi spesifik hingga intervensi sensitif yang melibatkan berbagai elemen pembangunan.

Keberhasilan daerah ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung aksi konvergensi yang merupakan program nasional dalam percepatan penurunan stunting terintergrasi tahun 2025, oleh Pemda Kabupaten Parigi Moutong yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2024/12/17/pemda-parigi-moutong-gelar-lokakarya-analisis-stunting-tahun-2025/

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/07/01/parigi-moutong-raih-peringkat-kedua-sebagai-kabupaten-terbaik-dalam-aksi-konvergensi-penurunan-stunting/

Dalam Waktu Dekat, Gedung Pusdalops BPBD Parigi Moutong Diresmikan

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Gedung Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang merupakan bantuan dari Bank dunia, dalam waktu dekat akan diresmikan.

Demikian disampaikan Sekretaris BPBD Kabupaten Parigi Moutong, Rivai, kepada Redaksi kabarSAURUSonline.com, belum lama ini.

Ia menuturkan, bantuan gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) tersebut merupakan bagian dari program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) yang didanai BANK Dunia, dan dilaksanakan BNPB, untuk meningkatkan kesiapsiagaan indonesia dalam menghadapi bbencana.

Menurutnya, program IDRIP terlaksana di 25 Provinsi. Untuk Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), program ini kata ia, menyasar di Tiga wilayah.”Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, Kota Palu, dan Provinsi. Jadi, 2 Kabupaten, 1 Kota, dan Provinsi,” ungkapnya, sembari menunjukan kondisi gedung Pusdalops BPBD Parigi Moutong.

BACA : https://kabarsaurusonline.com/2025/06/26/bnpb-beri-dukungan-logistik-bpbd-parigi-moutong/KUNJUNGI

Ia mengungkapkan, total jumlah bantuan untuk bangunan Pusdalops milik BPBD Parigi Moutong beserta sejumlah fasilitasnya, ditaksir mencapai Rp 1,8 miliar.

“Kalau total keseluruhan untuk wilayah Provinsi Sulteng kurang lebih Rp. 19 miliar. Tapi untuk Parigi Moutong, sepengetahuan kami nilainya mencapai Rp. 1,7 miliar. Namun nilai tersebut hanya untuk pengadaan gedung beserta seluruh furniturnya, diluar dari alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)nya. Pokoknya, saat diresmikan nanti, bangunan Pusdalops ini sudah siap difungsikan,” terangnya.

Ia menambahkan, peresmian bangunan Pusdalops tersebut direncanakan pada bulan Juli 2025 nanti, oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase.

“Insyaallah, dalam waktu dekat sudah bisa kita fungsikan. Sekarang ini hanya tinggal menunggu perlengkapan TIK nya, termasuk alat penangkap jaringan internet yang langsung ke satelit. Jadi biar lampu padam, insyaallah Pusdalops bisa tetap berfungsi,” tandasnya.

Diketahui, gedung Pusdalops tersebut, memiliki sejumlah ruangan yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri seperti, ruang pusdalops, ruang tamu, ruang radio, ruang command center dan ruang krisis center.

“Ada juga ruang makan dan kamar tidur, serta WC dan sebagainya. Pokoknya, lengkap nantii,” tutupnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/06/30/investasi-dan-ketenagakerjaan-di-parigi-moutong-bakal-dievaluasi-dprd/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/07/01/parigi-moutong-raih-peringkat-kedua-sebagai-kabupaten-terbaik-dalam-aksi-konvergensi-penurunan-stunting/

HUT Bhayangkara 79, Kapolres Parimo : Kekompakan Harus Maksimal

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara, Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Menggelar sejumlah rangkaian kegiatan. 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan Agustian Nugraha, bersama pejabat utama Polres Parigi Moutong dan unsur Forkopimda Parigi Moutong 

Usai upacara, Polres Parigi Moutong melanjutkan kegiatan dengan mengadakan tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas usia ke-79 Bhayangkara di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong.

Momen ini menjadi wujud refleksi serta komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menjadikan momen HUT Bhayangkara ini sebagai motivasi untuk terus mengabdi dan memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha.

Ia mengatakan, dalam memperingati HUT Bhayangkara tersebut, yang perlu di maksimalkan lagi kedepannya adalah Kekompakan, Solidaritas dan Sinergitas dari semua unsur.

Lanjutnya, dengan meningkatnya hal tersebut, Polri akan lebih mudah dalam menjalankan tugas, fungsi serta tanggung jawab untuk melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat demi menciptakan Kabupaten Parigi Moutong yang Aman, Nyaman dan Terjaga.

“Dalam hal ini, ada berapa hal yang perlu kita evaluasi, untuk Kekompakan masih Harus kita  Kompakan lagi dan untuk Kedisiplinan kita akan laksanakan peninjauan ulang. Yang jelas selama saya disini secara perlahan kita semua ada chemistry yang tetap berjalan, Sehingga, tujuan tupoksi kita bisa tercapai yaitu melindungi dan mengayomi masyarakat serta penegakan hukum,” jelasnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/03/14/polres-parigi-moutong-dan-media-berbagi-takjil-gratis/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://www.google.com/amp/s/m.antaranews.com/amp/berita/4929529/1-juli-2025-peringatan-hari-bhayangkara-ke-79-sejarah-dan-polri

Mantan Pegawai BRI Cabang Parigi, Dipersilahkan Ambil Ijazahnya

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Para mantan pegawai BRI Cabang Parigi, dipersilahkan untuk mengambil dokumen ijazahnya secara langsung dengan menemui pihak manajemen perusahaan.

Hal ini seperti disampaikan Pimpinan Cabang (Pimcab) BRI Parigi, Andri Fauzan Rachman, kepada awak media, sela kesibukannya diruang kerja, (Senin, 30 Juni 2025).

Andri Fauzan Rachman mengaku, pihaknya tidak bermaksud untuk menahan ijazah para mantan pegawai BRI Cabang Parigi.

Hanya saja kata ia, dalam hal pengembalian ijazah tersebut, harus melalui prosedur yang jelas, agar hal ini tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.Menurutnya, sejak awal menjabat sebagai Pimcab BRI Parigi sekitar 8 bulan lamanya, proses pengembalian ijazah kepada mantan pegawai BRI cabang Parigi telah diselesaikan pihaknya, kepada mereka yang mengajukan permohonan.

“Tahun 2025 ini saja, ada beberapa pegawai yang resign, dan mengajukan permohonan pengembalian ijazah mereka, sudah kami selesaikan,” ujarnya.

Bahkan, kata ia, sampai proses pengembalian ijazah kepada para pegawai eksisting atau pekerja yang masih berstatus aktif sebagai pegawai BRI Cabang Parigi, masih terus berlangsung.

“Saat ini dilapangan masih terus berproses pemilahan untuk pengembalian ijazah kepada para pegawai kami yang berstatus eksisting.Kan pegawai kita di wilayah ini cukup banyak, ada sekitar 250an orang. Jadi, proses pengembalian ijazah tersebut, saat ini masih terus berjalan,” ungkapnya.

Andri Fauzan Rachman menuturkan, pengembalian ijazah para mantan pegawai BRI cabang Parigi, menjadi prioritas pihaknya.

Hanya saja, lanjut ia, mantan pegawai yang bersangkutan mesti melakukan pengajuan secara formal, kepada pihak manajemen.

“Kalau yang diutamakan itu, mereka yang sudah selesai bekerja di BRI. Karena, kemungkinan ijazah mereka, juga akan dipakai di perusahaan lain,” jelasnya

Ditanya soal penahanan ijazah yang dilakukan pihak manajemen BRI Cabang Parigi kepada para mantan pegawainya, akibat tersangkut persoalan kredit yang dilakukan sejumlah mantan pegawainya tersebut, secara tegas Andri Fauzan Rachman membantah hal ini. “Urusan pengembalian ijazah ini, tidak ada hubungannya dengan hal itu. Ini murni berdasarkan SE Menaker,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses pengembalian ijazah kepada seluruh pegawai BRI dan mantan pegawai BRI cabang Parigi, diharapkan dapat selesai pada bulan Juli 2025.

Wabup Parigi Moutong Minta Tumpukan Sampah di Pasar Sentral Segera Ditangani

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong, Abdul Sahid, perintahkan agar tumpukan sampah di sekitar kawasan lokasi Pasar Sentral Parigi, segera dilakukan penanganan.

Hal ini disampaikan Wabup Parigi Moutong usai melakukan peninjauan mendadak di Pasar Sentral Parigi, menindaklanjuti keluhan masyarakat pada Minggu malam (29/06/2025).

“Saya mendengar langsung keluhan warga. Ini bukan hal baru, karena sebelumnya saya bersama Bupati Parigi Moutong, Bapak Erwin Burase, juga sudah melakukan peninjauan di lokasi ini. Namun sampai hari ini masalahnya belum tuntas,” ujarnya.

Atas fakta lapangan tersebut, Wabup Parigi Moutong segera memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Pemerintah Kelurahan Kampal untuk mengambil tindakan cepat dan tegas dalam mengatasi permasalahan sampah tersebut.

Ia juga menuturkan, pentingnya sinergi dan konsistensi antar instansi terkait agar masalah ini tidak berulang.

“Saya sudah perintahkan pihak terkait untuk segera bergerak. Ini menyangkut kebersihan kota dan kesehatan masyarakat. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Ia menambahkan, dibawah komando pasangan Erwin Burase dan Abdul Sahid, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pengelolaan sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperkuat koordinasi antar pihak demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/06/30/investasi-dan-ketenagakerjaan-di-parigi-moutong-bakal-dievaluasi-dprd/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/06/27/rahmatia-gerakan-pangan-murah-sudah-digelar-di-tujuh-tempat/

Investasi dan Ketenagakerjaan di Parigi Moutong, Bakal Dievaluasi DPRD

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berencana melakukan evaluasi terhadap iklim investasi dan ketenagakerjaan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, pada pekan ketiga Juli 2025.

Buntut terungkapnya kisruh antara pihak manajemen BRI Cabang Parigi dengan sejumlah mantan pegawainya, pasca larangan menahan dokumen ijazah pekerja, oleh pemberi kerja atau perusahaan terbit melalui SE Menaker, nampaknya menjadi pintu masuk babak baru terhadap ikilm investasi dan ketenagakerjaan di Kabupaten Parigi Moutong.

BACA : https://kabarsaurusonline.com/2025/06/28/soal-penahanan-ijazah-mantan-pegawai-bri-cabang-parigi-direspon-dprd/

Pasalnya, DPRD Kabupaten Parigi Moutong bermaksud untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh kepada para pelaku usaha, yang beraktivitas diwilayah daerah ini.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo, kepada Redaksi kabarSAURUSonline.com, via sambungan telepon seluler (Sabtu, 28 Juni 2025).

Ia menuturkan, DPRD bersama Pemerintah Daerah (Pemda) bertanggungjawab terhadap iklim ketenagakerjaan di Kabupaten Parigi Moutong, agar masyarakat dapat terhidar dari upaya praktek eksploitasi tenaga dari para pengusaha atau perusahaan.

“Kita telah membuka kran investasi didaerah ini dengan seluas-luasnya. Namun, alangkah tidak eloknya jika tidak melakukan evaluasi terhadap sejumlah pelaku usaha di daerah ini. Jangan – jangan sudah ada warga kita yang menjadi tenaga kerja pada sejumlah perusahaan tersebut, namun ternyata dieksploitasi keringatnya,” tegasnya.

Termasuk kata ia, evaluasi terhadap pengaruh investasi bagi perekonomian didaerah ini. Dikhawatirkan, lanjut Sutoyo, adanya praktek – praktek nakal yang memanipulasi terhadap dana bantuan sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR), dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di daerah ini.

Menurutnya, dana CSR dapat terkelola dengan baik dapat memberikan dampak positif bagi daerah ini, terutama terhadap sektor pendapatan perkapita masyarakat Kabupaten Parigi Moutong. Sehingga, hal ini akan turut memberikan dampak peningkatan  pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sepengetahuan saya, salah satu tolok ukur naik tidaknya PAD suatu daerah, ditinjau pada pendapatan perkapita warganya. Jadi, jika pengelolaan dana CSR ini terkelola dengan baik, dalam artian untuk menunjang peningkatan perkapita masyarakat kita, sudah barang tentu PAD kita  juga akan naik. Kan begini, dalam hal penyaluran dana CSR ini, dilakukan oleh perusahaan dengan melibatkan peran Pemda. Karena dana CSR ini bisa berupa bantuan pendidikan dan kesehatan, bantuan terhadap lingkungan serta pemberdayaan ekonomi,” terangnya.

Ia mengungkapkan, evaluasi terhadap sejumlah pelaku usaha yang saat ini beroperasi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, yang dilakukan DPRD tersebut, dapat membantu Pemda dalam mewujudkan visi-misi Bupati.

“Kita akan undang secara besar-besaran nanti. Pokoknya, semua perusahaan dan pelaku usaha yang punya kegiatan di Parigi Moutong, mulai dari perbankan, leasing, Alfamidi, Indomart, termasuk sejumlah perusahaan durian akan kita evaluasi,” ungkapnya.

Ia menuturkan, SE Menaker secara tersirat menginstruksikan kepada Bupati dan para pejabat serta para pemangku kepentingan di daerah ini, agar memberikan perhatian ekstra, terhadap ikim investasi dan ketenagakerjaan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Saya berharap, agar Bupati kita bisa menaruh perhatian khusus soal ini. Kita Sayangi Parimo ini, mari kita ciptakan iklim investasi dan iklim ketenagakerjaan yang sehat untuk daerah yang kita cintai ini,” tandasnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/06/29/soal-tindak-lanjut-se-menaker-pimcab-bri-parigi-angkat-bicara-

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/06/28/dinas-ketahanan-pangan-salurkan-delapan-ton-beras-cpp-untuk-lima-desa-terdampak-banjir/

Exit mobile version
%%footer%%