Bappelitbangda Gelar Musrenbang RPJMD Kabupaten Parigi Moutong 2025-2029

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pada hari Rabu (15/10/2025), telah dilaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) bertempat di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) sebagai salah satu tahapan strategi dalam proses perencanaan pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan.

Musrenbang ini menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi dan masukan dari berbagai pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam pembangunan daerah.

Acara yang dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), komunitas masyarakat, hingga para pemateri dan narasumber yang diundang untuk memberikan pandangan kritis dan konstruktif.

Kehadiran para peserta dari berbagai latar belakang ini mencerminkan semangat kolaboratif dan partisipatif dalam menyusun arah kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan tepat sasaran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara pembukaan, dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh narasumber yang membahas isu-isu strategi pembangunan, arah kebijakan daerah, hingga pendekatan teknokratis dalam penyusunan RPJMD. Setiap materi yang disampaikan memberikan wawasan baru serta membuka ruang dialog antara perencana dan pemangku kepentingan.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi terbuka dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif.

Para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan, menyuarakan kebutuhan sektoral, serta memberikan saran terhadap rencana awal RPJMD yang sedang disusun.             

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah dilaksanakannya penandatanganan Berita Acara (BA) Musrenbang, yang menjadi bukti adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mendukung proses perencanaan pembangunan yang terbuka, akuntabel, dan terfokus pada hasil.

Penandatanganan ini juga menjadi penanda bahwa seluruh proses yang telah dilalui dalam Musrenbang akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyusunan dokumen RPJMD secara resmi.

Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan masyarakat, OPD, dan elemen lainnya, sehingga RPJMD yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Selain itu, hasil dari kegiatan ini juga akan menjadi pijakan penting dalam penyusunan program dan kegiatan prioritas daerah yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Dokumentasi kegiatan berupa foto-foto selama pelaksanaannya serta diabadikan dan menjadi bagian dari laporan ini.

Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Musrenbang ini, serta berharap semangat kolaboratif ini terus terjaga hingga tahap akhir penyusunan RPJMD dan implementasinya di lapangan.

SUMBER : https://bappelitbangda.parigimoutongkab.go.id/?p=347

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2024/07/27/sosialisasi-penyusunan-visi-misi-cabup-cawabup-digelar-kpu/

Sejumlah Desa di Parigi Moutong Butuh Pilkades PAW

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Sejumlah Desa di Kabupaten Parigi Moutong tidak memiliki Kepala Desa dan butuh pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pejabat Antar Waktu (PAW), (Kamis 16 Oktober 2025).

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Parigi Moutong, Minhar mengungkapkan, ada 4 Desa yang saat ini membutuhkan PAW.

Desa-desa itu, terdiri dari Desa Gio Barat Kecamatan Moutong, Desa Ogo Randu Kecamatan Bolano Lambunu, Desa Tandaigi Kecamatan Siniu, Desa Sausu Taliabo Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong.

“Desa yang di jadwalkan melaksanakan PAW tahun ini ada beberapa Desa, namun, diantaranya ada beberapa yang sudah melaksanakan PAW dan tinggal menunggu pelantikan,” ucap Minhar.

Ia menyebutkan, dari 4 Desa yang butuh pelaksanaan Pilkades PAW saat ini, 2 diantaranya telah dalam proses tahapan dan akan melaksanakan Pilkades PAW pada bulan November mendatang.

Lanjutnya, untuk ke 2 Desa yang tersisa, saat ini sementara membangun komunikasi ke Pemerintah Daerah terkait pelaksanaan Pilkades PAW.

“Untuk update terakhir, yang sudah dalam proses tahapan pelaksanaan Pilkades PAW ada 2 Desa yaitu Desa Tandaigi, Kecamatan Siniu dan Desa Ogo Randu, Kecamatan Bolano Lambunu. Namun, untuk keduanya lagi, yaitu Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong dan Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu, sementara membangun komunikasi lebih lanjut untuk melaksanakan PAW,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk pelaksanaan Pilkades PAW tersebut, bergantung pada persiapan Desa-desa yang memerlukan Kepala Desa PAW.

Kemudian, kata ia, anggaran yang digunakan dalam melaksanakan Pilkades PAW dianggarkan melalui  Alokasi Dana Desa (ADD).

Ia berharap, pelaksanaan Pilkades PAW pada beberapa Desa di Kabupaten Parigi Moutong yang dijadwalkan tahun ini, dapa berjalan lancar dan bisa menciptakan pemimpin-pemimpin terbaik yang amanah.

“Untuk desa-desa yang sudah dalam proses tahapan Pilkades PAW maupun yang belum, harapan kami Desa segera mempersiapkan pelaksanaan Pilkades PAW tersebut, dan kami juga berharap kedepan, proses pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, aman, tentram dan damai,” jelasnya.

Korban Muslihat “Makelar Pendidikan” di Untad, Lapor ke Polres Parigi Moutong

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Upaya mencari keadilan akhirnya ditempuh NRL (18) korban dugaan penipuan oleh “Makelar Pendidikan” penerimaan mahasiswa baru Universitas Tadulako (Untad). Didampingi kuasa hukum dan beberapa perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMIP) FISIP Untad, NRL resmi melapor ke Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong, (Rabu, 15 Oktober 2025).

Dalam surat laporan pengaduan tertanggal 15 Oktober 2025, NRL mengaku telah menyerahkan sejumlah uang kepada terduga pelaku dengan janji dapat membantu meloloskan dirinya sebagai mahasiswa di Universitas Tadulako.

Melalui Kantor Hukum Hartono Taharudin, SH. MH dan Rekan selaku Kuasa Hukum Korban, menyebut, tindakan ini merupakan bentuk penipuan terencana yang memanfaatkan ketidaktahuan calon mahasiswa baru.

“Klien kami dijanjikan akan diterima tanpa tes, dengan syarat membayar sejumlah uang. Setelah pembayaran dilakukan, pelaku menghilang dan tidak bisa dihubungi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah hukum ini diambil agar kasus serupa tidak kembali terulang. Pihaknya juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas jaringan calo yang diduga beroperasi dengan modus serupa.

Anak petani asal Kabupaten Banggai bisa melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Tadulako (Untad), Kota Palu, pupus setelah menjadi korban penipuan yang dilakukan oknum ‘makelar pendidikan’ yang menjalankan aksinya di lingkup Untad.

Kasus ini kembali membuka tabir praktik percaloan dalam proses penerimaan mahasiswa baru di kampus negeri terbesar di Sulawesi Tengah tersebut.

Korban merupakan lulusan salah satu SMA Negeri 2 Bunta, Kabupaten Banggai. Ia mengaku, dijanjikan bisa mengenyam pendidikan di Untad melalui “jalur khusus” dari salah seseorang yang mengaku memiliki koneksi di dalam lingkungan Universitas tersebut.

Terkait hal ini, korban diminta menyerahkan uang dengan total kurang lebih 10 juta Rupiah, secara bertahap.Sejumlah uang ini disebut- sebut sebagai syarat “biaya administrasi” agar namanya bisa masuk dalam daftar mahasiswa jalur mandiri.

Sayangnya, setelah proses perkuliahan tahun 2025 ini yang sudah memasuki hampir setengah semester, korban tak kunjung mendapat kejelasan terkait status kemahasiswaannya.

Parahnya lagi, Nomor Induk Mahasiswa yang diberikan pelaku kepada korban, ternyata bukan atas nama korban, setelah korban melakukan pengecekkan langsung pada jurusan Program Studi terkait.“Orang tua saya hanya petani, sampai hati saya ditipu begini, orang tua sudah berharap kalo saya ini sudah jadi mahasiswa,” ungkap NRL kepada media ini.

Untuk diketahui, pelaku dugaan penipuan ini berinisial AGT, yang merupakan salah seorang warga Desa Petapa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, hal ini berdasarkan dokumen kependudukan pelaku yang diberikan kepada korban, demi memuluskan akal bulusnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/10/10/dugaan-penipuan-calon-maba-untad-mencuat-ke-permukaan/?amp=1

Bupati Parigi Moutong Tinjau Lokasi Banjir di Desa Kayuboko

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Bupati Parigi Moutong,Erwin Burase, turun langsung ke lapangan meninjau kondisi pasca-banjir yang melanda Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat.

Selasa (14/10/2025) 

Didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat Parigi Barat, Bupati meninjau rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak, termasuk sekolah yang terendam banjir. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mendengarkan langsung keluhan warga serta menegaskan langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh Pemerintah Daerah.

Menyikapi bencana banjir yang terjadi di kawasan tersebut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga yang terdampak.

“Kami akan memastikan seluruh warga yang terdampak terdata dengan baik, agar bantuan dan penanganan yang diberikan tepat sasaran,” ujar Bupati Erwin.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Dinas Koperasi dan UKM akan dilibatkan dalam merancang solusi bagi warga yang mengalami kerugian, baik terhadap rumah, lahan, maupun usaha yang terdampak banjir.

“Melihat kondisi lapangan, kerusakannya cukup parah. Tidak ada saluran pembuangan air, dan pohon-pohon di sekitar telah habis ditebang. Ini harus menjadi perhatian serius kita bersama,” lanjutnya.

Merespons kerusakan lingkungan yang signifikan, Pemda Parigi Moutong akan menyusun rencana rehabilitasi lahan melalui program penanaman kembali (reboisasi), terutama di wilayah yang mengalami degradasi akibat aktivitas tambang. Bupati menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Lahan yang rusak harus segera dihijaukan kembali. Tidak boleh dibiarkan seperti ini,” tegas Bupati.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemda juga akan mengalokasikan sebagian anggaran tahun 2026 untuk program pemulihan lingkungan dan penanganan dampak sosial-ekonomi di wilayah Desa Kayuboko.

Tidak hanya itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah mengambil langkah tegas dengan tidak akan memberikan izin baru untuk kegiatan pertambangan di wilayah tersebut.

“Tidak akan ada lagi penambahan izin tambang di Kayuboko. Kita harus hentikan kerusakan ini sebelum makin meluas dan berdampak lebih besar,” tutupnya.

Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat menjadi titik awal pemulihan lingkungan sekaligus memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat. 

Pemda Parigi Moutong juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta menjaga kelestarian alam sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.

Ayun Terpilih Sebagai Ketua Umum Laskar Keadilan Periode 2025–2030

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com — Kongres ke-2 Laskar Keadilan yang digelar di Aula Hotel Ludya berlangsung sukses, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Ayun secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Laskar Keadilan periode 2025–2030, setelah mendapat rekomendasi dan dukungan kuat dari 17 

Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang hadir.

Proses pemilihan berjalan tertib dan musyawarah, mencerminkan kedewasaan organisasi. Para peserta kongres menilai Ayun sebagai sosok berintegritas tinggi dan memiliki dedikasi besar terhadap perjuangan organisasi.

Dalam sambutannya, Ayun menyampaikan rasa terima kasih dan tekad untuk mengemban amanah dengan sepenuh hati.

“Dukungan ini adalah tanggung jawab besar. Mari kita jaga semangat persatuan dan keadilan agar Laskar Keadilan terus menjadi wadah perjuangan yang memberi manfaat nyata bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Selain pemilihan ketua umum, Kongres II juga menghasilkan rekomendasi internal dan eksternal yang menjadi arah gerak organisasi ke depan.

Di bidang internal, kongres menegaskan pentingnya penguatan struktur organisasi, kaderisasi berjenjang, dan pembentukan Pusdiklat Kader Nasional. Laskar Keadilan juga menekankan penguatan peran Balaksus sebagai garda pengamanan serta Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) sebagai pusat pembinaan spiritual kader.

Sementara dalam rekomendasi eksternal, kongres menyerukan perhatian serius terhadap program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah dan penanganan tambang ilegal di Kabupaten Parigi Moutong. Laskar Keadilan mendorong pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat untuk mengambil langkah konkret demi kesejahteraan rakyat dan kelestarian lingkungan.

Dengan terpilihnya Ayun sebagai Ketua Umum, Kongres II menjadi tonggak lahirnya semangat baru bagi seluruh kader Laskar Keadilan untuk terus berjuang dalam bingkai keadilan, persaudaraan, dan pengabdian kepada bangsa.

Dugaan Penipuan Calon Maba Untad, Mencuat ke Permukaan

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, labarSAURUSonline.com – Dugaan kasus penipuan terhadap calon Mahasiswa Baru (Maba) di Universitas Tadulako (Untad) mencuat ke permukaan.

Penerimaan Maba ditahun ajaran baru, seakan menjadi ladang mata pencaharian bagi para oknum makelar pendidikan, dengan modus bagian dari orang dalam lingkungan universitas.

Oknum ‘makelar pendidikan’ ini, melancarkan aksinya dalam meraup pundi-pundi rupiah, dengan iming-iming dapat meloloskan para korban yang menjadi calon Maba melalui jalur khusus.

Hal ini juga, terjadi di Universitas Tadulako (Untad), yang notabene merupakan salah satu universitas negeri kebanggaan masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah.

Kondisi ini, seperti yang dialami salah seorang calon Maba tahun 2025, berinisial NRL (18 th), warga Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, yang mengaku telah menjadi korban dari oknum makelar pendidikan yang diketahuinya sebagai mahasiswa di Untad.

Tak tanggung-tanggung, NRL mengaku dirinya digembosi pundi-pundi rupiah oleh pelaku dengan total nominal mencapai kisaran Rp 10 juta, oleh pelaku, yang menjanjikan jika dirinya bisa menjadi mahasiswa Untad.

“Totalnya sekitar 10 juta rupiah, tapi saya kirim secara bertahap, ada juga yang saya serahkan secara tunai,” ungkap NRL kepada media ini, saat dikonfirmasi via telepon seluler (Jumat, 10 Oktober 2025).

NRL kemudian, menceritakan kronologis kejadian yang membuatnya menyadari telah ditipu seorang oknum yang mengaku mahasiswa.

Awalnya, kata NRL, dirinya mengikuti pendaftaran Maba Untad , melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).

“Nah, waktu pendaftaran, karena via online, kebetulan saat saya upload, ada satu berkas saya yang sulit dibaca sama sistem. Kebetulan juga saat itu ada grup WhatsApp, terkait pendaftaran ini. Jadi, saya sempat bertanya dalam grup itu soal kendala yang saya hadapi tersebut, barangkali ada yang bisa berikan solusi. Nah, tiba-tiba dia (Oknum Makelar), memberikan petunjuk terkait Kendala yang saya hadapi dan berhasil,” ungkapnya.

Sayangnya, lanjut NRL, saat pengumuman hasil seleksi tersebut, dirinya dinyatakan tidak lolos.Kemudian, NRL menerangkan, dirinya dihubungi oknum tersebut, dan menjanjikan bakal membantu melalui jalur khusus.

Meski sempat ragu, namun keinginan untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan dorongan serta iming-iming dari oknum tersebut, NRL kemudian memenuhi syarat melalui jalur khusus tersebut.

“Dia (oknum makelar pendidikan) tersebut sampai mengirimkan KTP ke saya, makanya saya percaya dan kirim uang via transfer ke dia saat itu. Awalnya saya mau masuk di Jurusan PGSD, tapi katanya mahal, jadi saya minta di jurusan sosiologi dan katanya bisa kalau di jurusan itu, dengan biaya 7 juta. Namun saya mengaku tidak ada uang segitu, terus katanya boleh 5 juta. Itupun saat itu, saya baru ada uang sebesar 3 juta. Kemudian katanya, boleh dicicil, yang ada saja dulu. Makanya sy transfer. Buktinya masih ada,” ungkapnya.

Mirisnya, hingga saat ini, NRL tak kunjung dapat merasakan duduk di kursi mahasiswa Untad. Bahkan, sejumlah dana miliknya pun tidak mendapat kejelasan dari pelaku.

“Berapa hari lalu, sudah saya coba hubungi via pesan dan telepon lewat WA, tapi tidak ada jawaban. Padahal nomornya aktif. Saya tidak tahu mau bagaimana,” tandasnya.

oknum yang diduga sebagai pelaku penipuan tersebut, merupakan warga Desa Petapa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Kabupaten Parigi Moutong, dengan berinisial ‘A’

Panja DPRD Parigi Moutong Lakukan Peninjauan Ke PH Durian

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Panitia Kerja (Panja) DPRD Kabupaten Parigi Moutong melaksanakan kunjungan kerja ke tiga lokasi perusahaan pengelola Packing House (PH) durian.

Untuk Awal, Panja DPRD Parigi Moutong mengunjungi tiga lokasi PH durian yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

Tiga lokasi kunjungan tersebut meliputi, PT. Timuran Sinar Terra  dan PT. Sentra Pangan Sejahtera yang berlokasi di Desa Avulua. Serta PT. Silvia Amerta Jaya yang berlokasi di Desa Tolai.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas pengemasan, mempelajari dan meminta keterangan terkait proses dan sistem pengelolaan durian mulai dari pascapanen, sortasi, grading, hingga pengemasan berstandar ekspor, dari fasilitas Packing House di Parigi Moutong.

Ketua Panja DPRD, Candra Setiawan, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud keseriusan DPRD dalam memastikan Parigi Moutong siap menjadi salah satu sentra ekspor durian di wilayah timur Indonesia.

“Kami tidak ingin potensi besar durian Parigi Moutong hanya berhenti di wacana. Melalui kunjungan ini, kami ingin melihat langsung praktik terbaik agar daerah kita bisa menyiapkan sistem pengolahan dan ekspor yang modern, efisien, dan memenuhi standar internasional,” ujar Candra.

Selain meninjau fasilitas pengemasan, Panja juga melakukan dialog mendalam dengan pihak manajemen ketiga perusahaan terkait strategi penguatan rantai pasok dan model kemitraan dengan petani. Dari hasil kunjungan tersebut, Panja menilai bahwa pola kerja sama antara perusahaan dan kelompok tani yang terbangun di lapangan dapat menjadi role model kemitraan produktif di Parigi Moutong.

Lebih jauh, DPRD juga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kebutuhan pelaku usaha dan investor di Parigi Moutong tidak menemui hambatan, mulai dari perizinan, keamanan usaha, hingga ketersediaan bahan baku produksi.

 “Kenyamanan pelaku usaha adalah kunci. Ketika perizinan mudah, keamanan terjamin, dan pasokan bahan dasar tersedia, investor akan merasa yakin untuk menanamkan modal di Parigi Moutong. Itu akan berimbas langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat dan PAD daerah,” tambahnya.

Diketahui, bahwa Panja akan melakukan hal serupa pada seluruh Packing House yang ada. Mengingat Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi DPRD dalam memperkuat hilirisasi komoditas unggulan dan membangun iklim investasi yang sehat dan berdaya saing, agar Parigi Moutong tidak hanya dikenal sebagai penghasil durian, tetapi juga sebagai pusat pengolahan dan ekspor durian berkualitas dari Sulawesi Tengah.

Exit mobile version
%%footer%%