APRI Parigi Moutong Gelar Muscab, Isram Said Lolo Serahkan Tongkat Estafet Kepemimpinan

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Parigi Moutong menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai agenda lima tahunan untuk memilih ketua sekaligus membentuk kepengurusan baru masa bakti 2026–2030, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan Isram Said Lolo (ISL), sebagai Ketua Pengurus Cabang APRI Parigi Moutong.

Bacaan Lainnya

Pembukaan Muscab dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, H. As’ad Latopada, unsur Forkopimda yang diwakili Kapolsek dan Kejaksaan Negeri, Kabag Kesra mewakili Pemerintah Daerah, para penghulu, Kepala KUA, serta penyuluh agama Islam, Kristen, dan Hindu se-Kabupaten Parigi Moutong.

Dalam sambutannya, Isram menyampaikan bahwa kepemimpinan APRI di tingkat kabupaten secara resmi diserahkan kepada forum Muscab untuk menentukan ketua yang baru melalui mekanisme organisasi.

Ia menjelaskan, berakhirnya masa jabatan sebagai Ketua APRI Parigi Moutong bertepatan dengan amanah baru yang diterimanya sebagai Ketua Pengurus Wilayah APRI Provinsi Sulawesi Tengah hasil musyawarah wilayah yang dilaksanakan di Kota Palu.

“Hari ini masa bakti saya sebagai Ketua Pengurus Cabang APRI Kabupaten Parigi Moutong telah berakhir. Namun saya mendapat kepercayaan memimpin APRI Sulawesi Tengah, sehingga tanggung jawab yang saya emban kini semakin besar,” ungkapnya.M

Menurut Isram, APRI merupakan organisasi profesi yang menghimpun para penghulu dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA).

Sejak berdiri, organisasi tersebut terus berupaya memperkuat eksistensi serta memperkenalkan peran APRI, baik di lingkungan Kementerian Agama maupun kepada masyarakat luas.

Ia menilai keberadaan APRI sangat strategis dalam mendukung program pemerintah. Para penghulu dan Kepala KUA tidak hanya bertugas dalam pelayanan pencatatan nikah, tetapi juga berperan dalam pembinaan keluarga, penyuluhan keagamaan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan di berbagai wilayah.

Karena itu, Isram berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu melanjutkan penguatan organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Selain memilih ketua baru, Muscab juga diharapkan menjadi forum yang mampu menghasilkan gagasan-gagasan konstruktif untuk menjawab berbagai tantangan sosial dan keagamaan.

Selaku Ketua Pengurus Wilayah APRI Sulawesi Tengah sekaligus Ketua APRI Parigi Moutong demisioner, Isram menegaskan bahwa Musyawarah Cabang tidak boleh dipandang sekadar sebagai ajang pergantian kepemimpinan.

“Musyawarah Cabang tidak hanya melahirkan ketua terpilih, tetapi juga harus menghasilkan gagasan strategis dalam membantu pemerintah memperkuat ketahanan keluarga. Bangsa ini tidak akan menjadi kuat tanpa keluarga-keluarga yang tangguh,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema Muscab tahun ini, “Penghulu Berintegritas, Keluarga Tangguh, Indonesia Maju”, diharapkan menjadi semangat bagi seluruh insan APRI untuk terus meningkatkan profesionalisme sekaligus mampu merespons berbagai dinamika sosial dan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Diketahui, melalui proses pemungutan suara pada Muscab APRI Parigi Moutong tahun 2026, Mohamad Nasir, berhasil memperoleh dukungan terbanyak dengan 11 suara dan ditetapkan sebagai Ketua APRI Kabupaten Parigi Moutong periode 2026–2030.

Sementara itu, Marjan, meraih 7 suara, Ismail, memperoleh 1 suara dan M. Sodiq, juga memperoleh 1 suara.


Eksplorasi konten lain dari kabarSAURUSonline.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.