KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Desa Pande, Kecamatan Moutong, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, kepala sekolah, serta masyarakat Desa Pande.
Reses menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berdialog secara langsung dengan Ketua Komisi IV DPRD mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di daerah.
Dalam kesempatan itu, Sutoyo menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian Komisi IV DPRD Parigi Moutong sesuai dengan ruang lingkup tugas komisi yang membidangi sektor pendidikan, kesehatan, kesejahteraan rakyat, bantuan sosial, serta administrasi kependudukan.
Berbagai aspirasi yang mengemuka didominasi oleh persoalan pendidikan. Melalui reses ketua Komisi IV DPRD PArigi Moutong tersebut, sejumlah masyarakat mengusulkan agar pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur sekolah melalui program revitalisasi sekolah, rehabilitasi ruang kelas, pembangunan pagar sekolah, serta perluasan penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP).
Aspirasi juga datang dari Kepala Sekolah di Desa Tuladenggi yang menyampaikan keterbatasan fasilitas belajar. Hingga kini, sebagian siswa masih menggunakan kursi plastik karena belum tersedianya kursi belajar yang layak.
Di bidang kesehatan, masyarakat mengeluhkan jauhnya jarak tempuh menuju puskesmas maupun rumah sakit. Kondisi tersebut dinilai menjadi kendala utama ketika warga membutuhkan pelayanan medis dalam keadaan darurat.
Karena itu, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dapat menyediakan satu unit mobil ambulans untuk Desa Pande, sekaligus menghadirkan mekanisme dana talangan bagi pasien rujukan agar masyarakat tidak lagi terbebani oleh persoalan biaya saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sutoyo menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat melalui fungsi penganggaran, pengawasan, dan pembahasan program pembangunan bersama pemerintah daerah.
“Reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab konstitusional untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan sesuai mekanisme serta kemampuan keuangan daerah,” ujar Sutoyo.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, di sela-sela kegiatan reses Sutoyo juga menyerahkan sejumlah bantuan, yakni bantuan untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang akan digelar pada September 2026 di Desa Pande, bantuan penampung air bersih untuk Polindes Desa Pande, serta bantuan tripleks bagi Sekolah Alkhairaat Desa Pande.
Kemudian, melalui kesempatan tersebut turut diserahkan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada puluhan siswa dari dua sekolah di Desa Tuladenggi. Bantuan pendidikan tersebut merupakan aspirasi Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nilam Sari Lawira, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Parigi Moutong.
“Saya harap, Pemda Parigi Moutong dapat lebih meningkatkan layanan disektor pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari ibu kota kecamatan dan kabupaten. Seperti wilayah Kecamatan Moutong yang ada 20 desa. Meski tidak ada kategori desa terpencil atau pedalaman, tapi beberapa desa disini, jarak tempuh ke Puskesmas atau Rumah sakit yang berada di Ibukota Kecamatan, cukup memakan waktu,” tandasnya.
Eksplorasi konten lain dari kabarSAURUSonline.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.