Disdikbud Parigi Moutong, Koordinasi Dengan Sejumlah Kementerian Terkait SPM 2025

KABUAPTEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait Standar Pelayanan Minimum (SPM) tahun 2025, (Rabu, 11 Juni 2025).

SPM merupakan bentuk pelayanan dasar yang wajib disediakan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat yang mencakup enam bidang utama: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, mengingatkan umum dan perlindungan masyarakat serta sosial yang bertujuan untuk memastikan terpenuhinya hak-hak masyarakat dasar.

Mendukung pencapaian implementasi SPM, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, didampingi Ibrahim, Kabid Manajemen SD, dan Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan serta Kasubag Perencanaan, melakukan koordinasi dengan Tenaga Ahli Monitoring dan Evaluasi Bidang SPM  @bina_bangda  @kemendagri  dalam memperkuat sinergi dan melakukan kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta bekerja sama dalam menyusun rencana aksi daerah, menetapkan target dan melakukan pemantauan serta evaluasi secara terpadu dengan membangun sistem komunikasi yang efektif untuk memastikan informasi dan data terkait SPM dapat diakses dan oleh semua pihak.

Selanjutnya, membangun komunikasi pada Subdit Penjaminan Mutu Pendidikan  @ditjen.paud.dikdasmen  tentang fokus, penerapan dan monitoring SPM Pendidikan. SPM Pendidikan bertujuan untuk menjamin setiap peserta didik mendapatkan pelayanan dasar pendidikan yang berkualitas minimal dan pemerintah daerah wajib menyelenggarakan SPM pendidikan sesuai kewenangannya, termasuk dalam pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan kesetaraan.

Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, diharapkan enam bidang utama SPM dapat tercapai secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat khususnya SPM Bidang Pendidikan.

Koordinasi ini merupakan langkah awal penguatan tata kelola dan pelaksanaan SPM yang efektif dan akuntabel di Kabupaten Parigi Moutong, khususnya dalam mendukung pelayanan dasar di sektor pendidikan.***

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2024/09/25/disdikbud-parigi-moutong-gelar-pementasan-program-gsms/

FKPAPT Gelar Aksi Nyata Jaga Lingkungan di Parigi Moutong

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Forum Komunikasi Pecinta Alam Pantai Timur (FKPAPT) Kabupaten Parigi Moutong, akan menggelar aksi nyata jaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus merayakan ulang tahunnya yang ke-22 dengan menggelar aksi lingkungan di dua lokasi berbeda. Kegiatan ini mengusung pesan ‘Saatnya bertindak, sebelum terlambat’.

Peringatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Juni 2025, mencakup dua lokasi utama yakni di kawasan pegunungan Desa Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat, dan pesisir Teluk Tomini di Desa Mertasari, Kecamatan Parigi.

Ketua FKPAPT, Leo Chandra menjelaskan bahwa momen ulang tahun dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu akan diisi dengan penanaman pohon di bantaran sungai dan pesisir pantai, sebagai bentuk aksi nyata pihaknya dalam merawat dan menjaga lingkungan.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memulihkan dan menjaga keberlangsungan lingkungan hidup di wilayah Parigi Moutong. Kami mendorong program penanaman berkelanjutan serta pengendalian sampah lewat metode inovatif,” ujarnya, Selasa (10/6/2025).

Leo pun menekankan bahwa lingkungan yang sehat merupakan fondasi utama kehidupan. 

Pasalnya, ungkap Leo, dengan adanya kerusakan alam tentu akan berdampak langsung terhadap kualitas udara, air, dan sumber pangan.

Berdasarkan data pada Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Tengah, menyebutkan dalam sepuluh tahun terakhir, Parigi Moutong telah kehilangan lebih dari 1.200 hektare hutan mangrove akibat alih fungsi lahan dan pembalakan liar.

Selain itu, pencemaran air sungai meningkat tajam karena limbah domestik akibat aktivitas tambang ilegal. Di mana, dampaknya sudah terlihat jelas. Mulai dari berkurangnya populasi ikan, meningkatnya abrasi pantai, hingga ancaman banjir tahunan yang kini membayangi banyak wilayah.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Kesadaran pribadi seperti tidak ikut terlibat merusak lingkungan dan sadar membuang sampah pada tempatnya, adalah langkah awal yang penting,” tegas Ketua FKPAPT.

Sebelumnya, ia menjelaskan, sejak awal terbentuknya FKPAPT yaitu pada 4 Juni 2003, kampanye dan aksi nyata menjaga lingkungan dari kerusakan terus dilaksanakan di kawasan pegunungan dan pesisir pantai. Baik melalui platform media sosial, sosialisasi bersama masyarakat, serta penanaman pohon.

Bahkan hingga saat ini, kata ia, seluruh organisasi maupun lembaga pegiat lingkungan yang tergabung dalam FKPAPT, masih aktif menjalankan program pelestarian anggrek di hutan Taopa Utara, dan ‘Satu Juta Mangrove untuk Teluk Tomini’ yang telah terealisasi di sejumlah titik pesisir di wilayah Parigi Moutong.

“Program ‘Satu Juta Mangrove untuk Teluk Tomini’ bukan hanya bagian dari pelestarian, tetapi juga pemulihan habitat alami biota laut yang terdampak krisis iklim,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Leo juga mengajak semua pihak untuk menjadikan teknologi sebagai senjata penting dalam menjaga lingkungan. Mulai dari kampanye, pengelolaan limbah melalui teknologi daur ulang, pemantauan deforestasi lewat citra satelit, hingga filtrasi air dan sistem irigasi pintar.

Sebab, menurutnya, jika teknologi dimanfaatkan dengan tepat, akan membuka jalan baru bagi efisiensi dan keberlanjutan lingkungan. 

Olehnya, FKPAPT mendorong lebih banyak organisasi, lembaga, kelompok, dan komunitas untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pelestarian tak selalu harus dengan hal besar. Gunakan ulang, kurangi konsumsi plastik, dan tanam pohon di pekarangan adalah contoh kecil yang berdampak besar. Upaya menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kolektif. Di mana pemerintah sebagai regulator, masyarakat sebagai pelaksana, dan organisasi, lembaga, kelompok, serta komunitas sebagai penggerak,” pungkasnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2020/01/02/11-tim-pecinta-alam-target-harumkan-nama-daerah/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://www.purbalinggakab.go.id/benteng-terakhir-hutan-alam-purbalingga-terancam-pecinta-alam-gelar-aksi-bersama-jaga-hutan/

Timnas Indonesia Bikin Timnas China Tersungkur dan Tersingkir

JAKARTA, KabarSAURUSonline.com – Timnas Indonesia berhasil bikin Timnas China tersungkur menelan kekalahan dramatis dan hampir dipastikan tersingkir dalam perebutan tempat untuk berlaga di Piala dunia 2026.

Peluang Timnas Indonesia untuk bisa berlaga di Piala Dunia (Pildun) 2026, kembali terbuka lebar pasca menaklukkan Timnas Indonesia berhasil dengan skor tipis 1-0, dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pertandingan sengit yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis malam (5/6/2026), menjadi saksi ketangguhan Skuad Timnas Garuda yang diarsiteki oleh Patrick Kluivert.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi. Indonesia, yang didukung penuh oleh puluhan ribu suporter setia, langsung mengambil inisiatif serangan.

Beberapa peluang diciptakan melalui kombinasi apik antara pemain tengah dan lini serang, namun rapatnya pertahanan China masih mampu menahan gempuran Timnas Garuda.

China sendiri bukan tanpa perlawanan, mengandalkan kecepatan pemain sayap dan transisi serangan balik, mereka beberapa kali berhasil menembus pertahanan Indonesia dan menciptakan ancaman di area penalti kiper Timnas Garuda yang dijaga Emil Audero.

Namun, Emil Audero yang tampil gemilang dibawah mistar gawang Timnas Garuda Indonesia menggantikan Marten Paes, seakan mampu membuat para punggawa Timnas China frustasi dengan sejumlah penyelamatannya.

Titik terang bagi Indonesia datang dipenghujung babak pertama. Pada menit ke-45, wasit menunjuk titik putih setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain belakang China.

Stiker Timnas Garuda Indonesia, Ole Romeny, yang ditunjuk sebagai algojo penalti, berhasil menjalankan tugasnya.

Tendangan terarahnya ke sisi kanan gawang tak mampu diantisipasi kiper China, Yang Zexiang.

Gol ini disambut gegap gempita seisi stadion, dan mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Indonesia hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, China mencoba bangkit dan tampil lebih menyerang. Pelatih Aleksandar Jankovic melakukan beberapa perubahan taktik untuk meningkatkan daya gempur timnya.

Mereka lebih dominan dalam penguasaan bola dan melancarkan serangkaian serangan berbahaya, namun solidnya lini belakang Indonesia yang dikoordinir oleh Jay Idzes berhasil meredam setiap upaya China.

Indonesia sendiri tidak mengendurkan serangan dan terus mencari gol tambahan, meski sesekali melancarkan serangan balik cepat yang merepotkan pertahanan China.

Masuknya pemain-pemain seperti Beckham Putra dan Stefano Lilipaly di babak kedua, sempat menambah variasi serangan Indonesia. Namun, skor 1-0 tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan ini membawa Timnas Indonesia naik ke posisi ketiga klasemen Grup C dengan total 12 poin dari sembilan pertandingan.

Hasil ini juga secara otomatis memastikan China tersingkir dari persaingan menuju Piala Dunia 2026.

Dengan satu pertandingan tersisa di babak ketiga kualifikasi, Timnas Indonesia kini menjaga asa untuk melaju ke babak keempat.

Perjuangan masih panjang, namun kemenangan atas China ini menjadi modal berharga untuk menatap masa depan yang lebih cerah bagi sepak bola Indonesia.

Ini Rekomendasi Kadin Parigi Moutong Agar Ekspor Durian Terus Berlangsung

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Parigi Moutong, merekomendasikan sejumlah hal kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD, agar ekspor durian yang telah diolah menjadi beku, dapat berlangsung bagi daerah ini.

Tahun ini Kabupaten Parigi Moutong mendapat penobatan sebagai daerah yang menjadi tuan rumah ekspor durian beku Indonesia-Tiongkok.

Penobatan tersebut, menyusul penandatanganan MOU perdagangan ekspor durian beku yang diteken Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Jakarta, belum lama ini.

Hal ini seperti disampaikan Farah Zaenong selaku Ketua Kadin Kabupaten Parigi Moutong, dalam sambutannya pada seremoni pembukaan Fokus Group Diskusi (FGD) bertajuk Parigi Moutong tembus pasar Tiongkok, transformasi ekonomi lewat durian untuk Indonesia emas 2045.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan bagi Kabupaten Parigi Moutong yang dinobatkan sebagai tuan rumah ekspor durian beku Indonesia-Tiongkok. Menjadi tuan rumah Ekspor ini, menjadi tonggak penting dalam perjalanan peningkatan ekonomi di daerah kita,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan Kabupaten Parigi Moutong sebagai tuan rumah ekspor durian beku, hal ini bukan hanya sekedar kegiatan perdagangan semata. Tetapi lanjutnya, hal ini juga merupakan suatu terobosan besar, yang dianggap mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi daerah ini, termasuk peningkatan fiskal daerah.

“Hal ini menciptakan peluang untuk mendatangkan sekitar 1000an investor ke Parigi Moutong, pendirian packing house, pembangunan perkebunan modern yang nantinya dapat memberikan peningkatan putaran ekonomi melalui sistem perbankan,” ujarnya.

Ketua Kadin berharap, Keberhasilan ekspor durian beku perdana Kabupaten Parigi Moutong, dapat dipertahankan dengan terus disiplin menjaga protokol ekspor ini agar tidak tertutup.

“Keberhasilan ekspor perdana ini adalah kerjasama seluruh pihak, mulai dari petani, investor, hingga Pemda. Maka dari itu, Kadin Parigi Moutong memberikan rekomendasi demi menjaga hal ini diantaranya, peran aktif Dinas Pertanian Kabupaten Parigi Moutong dalam mensosialisasikan cara bertani durian yang baik dan benar. Kemudian, Dinas Ketahanan Pangan harus konsisten dalam menjalaga standar permintaan pasar ekspor serta mendorong DPRD agar segera membuat regulasi terkait durian,” tandasnya.

Bupati Dan Wabup Parigi Moutong Periode 2025-2030, Dilantik

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pasangan H. Erwin Burase dan H. Abdul Sahid Dg Mappato, mulai hari ini resmi menjadi Bupati dan Wabup Kabupaten Parigi Moutong periode 2025-2030 usai dilantik Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, (Senin, 02 Juni 2025).

Bersama dengan pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Banggai, proses pengambilan sumpah dan janji jabatan Erwin Burase dan Abdul Sahid Dg Mappato sebagai Bupati dan Wabup Kabupaten Parigi periode 2025-2030, berlangsung dihalaman Kantor Gubernur Sulteng, dengan dihadiri sejumlah tokoh penting Provinsi Sulteng, anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Sulteng, sejumlah Anggota DPRD Provinsi Sulteng, sejumlah Anggota DPRD se Kabupaten Kota provinsi Sulteng, jajaran Bupati se-Sulteng dan Walikota Palu, serta unsur Forkopimda se-Sulteng.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan jika kedua kepala daerah yang dilantiknya itu, merupakan penguasa daerah ‘raksasa’ di Provinsi Sulteng, karena memiliki luas wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar.

Sehingga, ia berharap agar kedua pasangan pemimpin daerah tersebut segera bekerja cepat dan efektif, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat, usai dilantik.

“Saya meyakini ini bukan sebuah kebetulan, melainkan sudah menjadi skenario dari Tuhan. Kedua daerah ini, merupakan andalan Provinsi Sulteng. Pelantikan ini merupakan awal dari tanggungjawab besar dalam menjawab harapan masyarakat. Untuk itu, 100 hari kerja bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebuah semangat dan energi baru. Sehingga, jadikan momentum ini untuk menghadirkan dampak nyata bagi rakyat,” ujarnya.

Diketahui, proses pasangan Erwin Burase dan Abdul Sahid dalam upaya menduduki kursi Bupati dan Wabup Kabupaten Parigi Moutong, cukuplah panjang.

Pasalnya, pasangan ini harus melalui dua kali proses Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), pasca Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan agar Kabupaten Parigi Moutong harus melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Meski harus melalui proses panjang itu, hasil akhir menyatakan bahwa pilihan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong mengantarkan pasangan Erwin-Sahid menang di dua kali proses pemungutan suara.

KUNJUNGI JUGA: https://zentainovasi.id/2025/06/02/erwin-burase-abdul-sahid-dilantik-jadi-bupati-dan-wakil-bupati-parigi-moutong/

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/04/17/dua-kali-pemilihan-warga-singura-solid-menangkan-erwin-sahid-ini-alasannya/?amp=1

LSM Format Sentil Komitmen Janji Politik Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Penyelamat (Format), sentil soal komitmen terhadap janji politik Erwin Burase dan H. Abdul Sahid sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong periode 2024-2029.

LSM Format yang merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat yang berdiri beberapa saat sejak Parigi Moutong dinyatakan sebagai pemenang Daerah Otonomi Baru (DOB), dan masih eksis sampai saat ini.

Dalam perjalanannya, pada dua kali pergantian pemimpin Kabupaten Parigi Moutong sebelumnya, LSM Format konsisten mengawal kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda).

Kemudian, berdasarkan hasil Pemilukada daerah ini yang berlangsung beberapa waktu lalu, menempatkan pasangan Erwin Burase dan H. Abdul Sahid sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong periode 2024-2029, dengan perolehan suara dukungan masyarakat terbanyak.

Ketua LSM Format, Isram Said Lolo, menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bekerja kepada pasangan Erwin Burase – H. Abdul Sahid, yang dikabarkan bakal dilantik Gubernur Sulteng pada Senin, 02 Juni 2025.

“Selamat datang dan selamat bekerja kepada Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong yang dilantik. Mari kita dukung kebijakan pemimpin baru kita yang mengutamakan kepentingan rakyatnya,” ungkapnya, kepada awak media (Minggu, 01 Juni 2025).

Ia mengaku, sebagai mitra strategis dan kritis dari pemerintah, LSM Format berkomitmen untuk mengawal realisasi janji-janji politik pasangan Erwin-Sahid. Terutama kata ia, pada 100 hari masa kerja pasangan ini pasca pelantikan.

Menurutnya, meski 100 masa kerja masih dikatakan prematur, namun hal ini dapat menjadi indikator tolok ukur dalam memimpin Kabupaten Parigi Moutong kurang lebih lima tahun kedepan.

“Program seratus hari ini bukan sekadar rutinitas, tapi menjadi ujian awal komitmen pemimpin terhadap janji-janji politik mereka. Kami siap hadir sebagai mitra kritis dan strategis Pemda. Saya pikir belakangan ini, kita sudah disajikan dengan edukasi bagaimana sepak terjang para pemimpin-pemimpin daerah lain di Indonesia, yang mampu membuat sebuah gebrakan baru di 100 hari masa kerjanya. Termaksud bapak Presiden kita, terlepas dari pro-kontra yang ada,” tegas ISL, sapaan akrabnya.

ISL yang juga Ketua DPW Penguatan Ekonomi Kerakyatan Nasional (Peknas) Provinsi Sulawesi Tengah berharap, dinahkodai pemimpin yang baru, cita-cita Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah terdepan di Provinsi Sulawesi Tengah yang sempat tertunda dapat terwujud.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/05/28/tim-gugus-kla-parigi-moutong-jalani-vlh-evaluasi-2024/?amp=1

KUNJUNGI JUGA : https://zonasulawesi.id/resmi-di-lantik-lsm-format-siap-kawal-janji-100-hari-erwin-sahid/

Tim Gugus KLA Parigi Moutong Jalani VLH Evaluasi 2024

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com –   Tim Gugus Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Parigi Moutong mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) evaluasi tahun 2024.

Kegiatan itu, diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI, secara virtual di ruangan Bupati Kabupaten Parigi Moutong, (Rabu 28 Mei 2025).

“Hari ini kita mendapat penilaian dari KemenPPPAA RI, Alhamdulillah hari ini semuanya berjalan lancar,” ucap Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Bapelitbanga), Irwan, yang  merupakan Wakil Ketua Tim Gugus KLA Parigi Moutong.

Ia mengungkapkan, pihaknya sangat optimistis Parigi Moutong mendapatkan predikat Nindya dalam VLH Evaluasi KLA.

“Sebenarnya target awal kita itu Madya, namun sepertinya kita bisa dapat Nindya, semoga melebihi dari yang kita targetkan,” tuturnya.

Disamping itu, PLT Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parigi Moutong, sekaligus sekertaris Tim Gugus KLA, Kartikowati mengatakan, penilaian yang dilakukan meliputi lima klaster dan terbagi menjadi empat zoom.

“Sisi penilaian meliputi 5 klaster kemudian kami dibagi menjadi 4 zoom, pada zoom yang pertama yaitu bagaimana peran pemerintah daerah dan lembaga dalam meningkatkan pemenuhan hak anak. Kemudian, yang dinilai juga adalah forum anak, jadi anak itu sendiri diwawancara oleh kementerian apakah mereka terlindungi serta inspirasi, aspirasi mereka tersalurkan dan lain sebagainya. Wawancara anak itu, dilakukan diruangan tersendiri sehingga tidak dapat intervensi,” terangnya.

Kata ia, beberapa indikator yang masuk dalam penilaian tersebut, mempunyai poin yang hampir sama.

“Untuk indikator yang memiliki poin tertinggi dari penilaian ini hampir sama, terutama di masalah kesehatan, karena saat ini angka stunting kita menurun 6,2 persen yang termasuk menjadi apresiasi dan juga banyaknya inovasi-inovasi kita. Kemudian yang menjadi poin tertinggi juga yaitu Forum Anak, karena kita melibatkan anak dalam segala hal, seperti musrembang desa hingga kabupaten kita selalu melibatkan anak untuk hadir mengutarakan keinginan-keinginan mereka,” jelasnya.

Ia berharap, hasil penilaian dari KemenPPPAA RI tersebut, pihaknya dapat mempertahankan nilai untuk mendapatkan predikat Nindya bagi Parigi Moutong.

Exit mobile version
%%footer%%