Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Parigi Moutong 2025-2029

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pemerintah kabupaten parigi moutong melalui badan perencanaan pembangunan, penelitian, dan pengembangan daerah (Bappelitbangda) menyelenggarakan kegiatan konsultasi publik penyusunan dokumen rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten parigi moutong tahun 2025–2029.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 lokasi mengingat wilayah kabupaten parigi moutong sangat panjang yaitu yang pertama diselenggarakan di mepanga, senin 21 juli 2025. Sedangkan, konsultasi publik penyusunan rpjmd kabupaten parigi moutong tahun 2025-2029 yang ke 2, berlangsung di parigi, bertempat di auditorium kantor bupati parigi moutong, pada rabu 23 juli 2025,

Dalam sambutannya pada forum konsultasi publik rancangan awal rpjmd kabupaten parigi moutong tahun 2025–2029, bupati menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan momentum penting untuk menyelaraskan visi dan misi pembangunan yang akan dilaksanakan dalam lima tahun ke depan. Penyusunan dokumen rpjmd 2025–2029 harus selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional, provinsi, hingga tingkat desa.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa menjadi sangat penting agar pembangunan dapat berjalan merata di seluruh wilayah kabupaten parigi moutong sesuai dengan peraturan yang berlaku dan visi-misi yang telah ditetapkan.

Tim tenaga ahli akademisi dari universitas tadulako menyampaikan bahwa penyusunan rancangan awal rpjmd kabupaten parigi moutong tahun 2025–2029 merujuk pada berbagai pedoman dan peraturan yang berlaku saat ini. Penyusunan dokumen ini bertujuan untuk menyempurnakan rancangan awal rpjmd melalui keterlibatan aktif perangkat daerah dan para pemangku kepentingan.

Forum konsultasi publik ini menghasilkan kesepakatan atas sejumlah hal strategis yang akan dituangkan dalam berita acara (bap) penyusunan rpjmd dan disesuaikan dengan rancangan awal serta rencana kerja perangkat daerah (renstra) yang telah ada.

Secara substansi, rpjmd kabupaten parigi moutong mengacu pada keterkaitan antara visi nasional (rpjmn), rpjmd provinsi, dan rpjmd kabupaten parigi moutong. Dokumen ini memuat 1 visi, 5 misi utama, dan 7 sasaran strategis yang akan dijalankan. Misi ke-3 dan ke-4 masing-masing terdiri atas 6 poin penting, misi ke-5 terdiri atas 7 poin utama

Penyusunan sistematika dokumen mengikuti ketentuan terbaru dalam instruksi mendagri tahun 2025. Dalam paparannya, ketua tim juga menekankan pentingnya pemetaan dan pemanfaatan potensi yang dimiliki oleh 23 kecamatan di wilayah kabupaten parigi moutong.

Lebih lanjut, terdapat 8 isu strategis yang diangkat dalam penyusunan rpjmd 2025–2029, yang dikelompokkan ke dalam 4 pilar pembangunan utama, yaitu: pilar pembangunan kesehatan mencakup 4 program prioritas, pilar pembangunan pendidikan  mencakup 4 program, pilar pembangunan ekonomi  terdiri atas 11 program, serta pilar tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik terdiri atas 2 bidang, yakni bidang pemerintahan dan bidang kemasyarakatan.

Sumber : https://bappelitbangda.parigimoutongkab.go.id/?p=328

Baca juga : https://kabarsaurusonline.com/2023/08/10/rpd-2023-2026-acuan-kebijakan-anggaran-parigi-moutong/

Penyaluran Seluruh Seragam Sekolah Gratis di Parigi Moutong, Dipastikan Selesai Pertengahan Agustus 2025

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, memastikan penyaluran 15.440 pasang seragam sekolah gratis selesai pada pertengahan Agustus 2025, atau sebelum masa kerja 100 Bupati dan Wakil Bupati usai.

Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt), Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti, dalam sambutannya saat launching seragam sekolah gratis SD dan SMP program 100 Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030, yang mengusung tema ‘Satu Seragam Untuk Sejuta Mimpi Anak Parigi Moutong’, yang berlangsung di gedung Auditorium Kantor Bupati (Kamis, 24 Juli 2025).

Ia mengatakan, penyaluran seragam sekolah gratis pada launching saat ini, baru sekitar 3000 pasang seragam dari total 15.440 siswa baru untuk satuan pendidikan tingkat SD dan SMP, berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

 “Untuk sisanya sebanyak 12.440 pasang, saat ini sementara dalam proses penyelesaian ditambah dengan proses pengiriman via kapal laut, dipastikan akan sampai keseluruh siswa pada pertengahan Agustus 2025,” ungkapnya.

Ia menuturkan, total anggaran belanja yang digunakan untuk pengadaan belasan ribu pasang seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP tersebut mencapai Rp 3 miliar lebih.

“Satu pasang seragam, terdiri dari baju kemeja putih dan rok/celana merah bagi SD, serta baju kemejaputih dan rok/celana biru bagi SMP, dilengkapi dengan topi dan dasi,” tuturnya.

Diketahui, penyaluran sekitar 3000 pasang seragam sekolah gratis pada saat launching hari ini, sekitar 600 siswa baru SD dan SMP untuk wilayah Kecamatan Parigi.

Sementara, sisanya secara serentak diserahkan kepada siswa-siswi di 22 Kecamatan lainnya didaerah ini, yang menghadiri kegiatan seremonial tersebut via Dalam Jaringan (daring) dari Kantor Camat wilayah masing-masing.      

Bidang GTK Disdikbud Gelar Sosialisasi Pendidikan Inklusi Jenjang SD

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo) melalui bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), melakukan sosialisasi pendidikan inklusi jenjang sekolah dasar.

‎”Pendidikan Inklusi penting bagi guru untuk diterapkan disetiap sekolah, bila terdapat Anak  Berkebutuhan Khusus,” ujar Kepala Bidang GTK Farid Ali Buraera, saat ditemui sejumlah awak media di Aula Disdikbud, Kamis 17 Juli 2025.

‎Menurutnya, kepala sekolah dan guru mempunyai peran penting dalam melakukan pendampingan terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), agar mereka dapat belajar secara optimal.

‎”Jadi tugas kepala sekolah bukan hanya dilingkungan sekolah, tetapi dapat memberikan pemahaman bagi orang tua wali terhadap ABK, begitupun para guru,” terangnya. 

‎Ia menuturkan, pendidikan inklusif ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang diharapkan dapat berkembang dengan menyiapkan unit layanan disabilitas.

‎Selain disdikbud, kata ia, pendidikan tersebut nantinya akan disampaikan melalui widyaiswara Balai Guru tenaga Kependidikan Sulawesi Tengah selaku UPT direktorat jendral.

‎Lanjut ia, sosialisasi ini dilakukan selama dua hari, mulai dari tanggal 17-18 Juli 2025, yang diikuti oleh 425 Kepala Sekolah Dasar.

‎”Untuk hari pertama terdapat 213 peserta, setelah kegiatan ini, kami akan mendata guru yang direkomendasikan pihak sekolah sebagai tenaga pembimbing khusus, kemudian di serahkan ke Bidang manajemen Sekolah Dasar dan SMP,” pungkasnya.

Bupati Parigi Moutong Harap, Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Desa

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com — Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, berharap agar Koperasi Merah Putih dapat menjadi pilar bagi pembangunan ekonomi di Desa dan Kelurahan.

Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih pada 283 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Parigi Moutong, merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap program nasional dimasa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

BACA : https://kabarsaurusonline.com/2025/05/19/pemda-parigi-moutong-gelar-sosialisasi-kopdes-merah-putih/

Pembentukan Koperasi Merah Putih ini pula, sejalan dengan visi – misi ‘Gerbang Desa’, yang digadang Bupati Parigi Moutong, periode 2025-2030.

Dalam sambutannya pada seremoni penyerahan Akta Notaris dan SK Badan Hukum pendirian sejumlah Kopdeskel Merah Putih wilayah selatan Ibukota Kabupaten Parigi Moutong, yang berlangsung di Aula Saraswati, Desa Tolai, Kecamatan Torue, H. Erwin Burase menuturkan, Koperasi Merah Putih merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi lokal.

“Koperasi ini diharapkan menjadi wadah ekonomi produktif, tempat berkumpulnya ide, inovasi, dan semangat gotong royong,” ujarnya, (Selasa, 15 Juli 2025).

Dalam kesempatan tersebut, H. Erwin Burase juga memberikan apresiasi kepada Koperasi Merah Putih Desa Tolai, Kecamatan Torue, yang mendapat kepercayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) sebagai koperasi percontohan di Kabupaten Parigi Moutong.

Ia juga mengajak seluruh koperasi lainnya untuk menjadikan Desa Tolai sebagai model inspiratif tanpa perlu studi tiru ke daerah lain.

“Mari kita jadikan koperasi sebagai pilar penting pembangunan ekonomi desa yang mandiri dan berkeadilan. Ayo berkoperasi, berani berkoperasi, koperasi bangkit,” tegasnya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut juga nampak hadir Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Sahid Dg Mapato, unsur pimpinan DPRD, pihak Polres, sejumlah pejabat tinggi pratama lingkup Pemda, PHDI, serta sejumlah Camat dan Kepala Desa.

Diketahui, penyerahan akta dan SK badan hukum diberikan kepada sejumlah koperasi yang tersebar di berbagai kecamatan wilayah Kabupaten Parigi Moutong, yakni, Koperasi Desa Merah Putih Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Koperasi Desa Merah Putih Malakosa, Kecamatan Balinggi, Koperasi Desa Merah Putih Tolai, Kecamatan Torue, Koperasi Desa Merah Putih Dolago, Kecamatan Parigi Selatan, dan Koperasi Desa Merah Putih Mertasari, Kecamatan Parigi.

Kemudian, Koperasi Kelurahan Merah Putih Kampal, Kecamatan Parigi, Koperasi Desa Merah Putih Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Koperasi Desa Merah Putih Matolele, Kecamatan Parigi Tengah, serta Koperasi Desa Merah Putih Toboli, Kecamatan Parigi Utara.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2025/07/08/kopdeskel-merah-putih-di-parigi-moutong-siap-launching/

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/07/15/bupati-erwin-burase-koperasi-pilar-ekonomi-desa-mandiri-dan-berkeadilan/

DLH Parigi Moutong, Dapat Dukungan Container TPS

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Parigi Moutong, mendapat dukungan container Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) DLH Parigi Moutong, Sitti Maryam Tagunu, saat disambangi awak media diruang kerjanya, (Selasa 15 juli 2025).

“Alhamdulillah, kami mendapat dukungan dari Pemprov dalam upaya memenuhi target 100 kerja Bupati, disektor lingkungan, berupa container untuk TPS, sebanyak dua unit. SK nya, sudah kami terima sekitar tiga hari lalu. Insyaallah dalam waktu dekat dua unit TPS tersebut bisa tiba di Parigi,” ungkapnya.

Menurutnya, TPS memang sangat dibutuhkan DLH Parigi Moutong untuk bisa memaksimalkan penanganan sampah diwilayah Kota Parigi.

Pasalnya kata ia, dari empat unit container TPS milik DLH Parigi Moutong kini, sebanyak tiga unit diantaranya difokuskan pada penangan sampah dititik yang dapat menghasilkan retribusi.

“Tiga container itu ada di Polres, RSUD Anuntaloko dan Lapas Parigi, karena ada retribusinya ke kami. Kemudian, yang satu lagi, itu yang mobile. Jadi untuk mengangkut sampah disejumlah titik didalam kota, kita pakai ini,” ujarnya.

Sementara, lanjutnya, agar penanganan sampah di Kota Parigi ini bisa maksimal, idealnya dibutuhkan sekitar Delapan unit container TPS.

Ia menambahkan, selain TPS container, seyogyanya DLH Parigi Moutong juga masih membutuhkan armada kendaraan operasional jenis dump truck pengangkut sampah, sedikitnya lima sampai enam unit.

“Dengan adanya ketambahan delapan TPS lagi, dan dengan dukungan armada pengangkut, yang idealnya sekitar 5 – 6 unit, maka penanganan sampah bukan hanya sebatas didalam kota, bahkan kita bisa cover sampai wilayah Toboli. Karena armada dump truck kita yang ada sekarang ini, hany tersisa satu unit yang bisa beroperasi, yang diadakan sekitar tiga tahun lalu,” tutupnya.

BACA JUGA : https://kabarsaurusonline.com/2021/05/01/ibu-kota-parigi-moutong-darurat-sampah-dlh-butuh-dana-kampanye/

KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/07/04/wabup-parigi-moutong-tinjau-tpa-jononunu-instruksikan-optimalisasi-pengelolaan-sampah/        

Bantuan Gas Gratis di Parigi Moutong Akan Sasar 20 Ribu KK

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com –  Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, akan melaksanakan program pengisian Gas LPG 3 Kg gratis untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrim.

Program tersebut merupakan salah satu prioritas 100 hari kerja Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid.

Bantuan yang dimaksud, bukan berupa tabung, melainkan hanya  pengisian ulang gas LPG 3Kg.

“Saya menggunakan data Desil satu dan Desil dua, namun agak berbeda dengan data dari DPRD, kalau desil satu yang saya dapat Desil satu berada di posisi 15 ribu KK dengan kategori masyarakat miskin ekstrim, dan untuk Desil dua berjumlah 14 ribu KK dengan kategori masyarakat miskin. Sehingga jumlah keseluruhannya adalah 29 ribu KK,” terang Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, (Senin 14 Juli 2025).

Ia mengatakan, ketersediaan anggaran untuk bantuan Gas LPG gratis itu hanya mencakup 20 ribu Kepala Keluarga (KK).

Menurutnya, 20 ribu Gas LPG tersebut dapat mencover 29 ribu KK yang ada dalam data.

“Target kita, akan dimulai dari Desil satu dulu, dan ternyata di Desil satu hanya ada ,6 ribu KK yang menggunakan kompor gas, sementara Desil dua berjumlah 14 ribu KK dan hanya sebagian saja yang belum menggunakan kompor gas. Artinya, jika 6, ribu pada desil satu dan 14 ribu desil dua saya rasa dengan kemampuan 20 ribu KK semua akan tercover, dan untuk yang belum menggunakan kompor gas, kami akan bantu bagaimana semua bisa menggunakan kompor gas,” jelasnya.

Terkait hal itu total anggaran yang akan dibutuhkan untuk melaksanakan program isi ulang Gas LPG gratis tersebut yaitu 5 miliar lebih per tahun.

Sehingga, di setiap bulannya anggaran yang akan dikeluarkan sebesar kurang lebih 600 juta dengan hitungan 25 ribu per tabung.

“Namun kendalanya adalah, program ini nantinya akan dianggap double subsidi sehingga terjadi tumpang tindih, namun menurut saya ini sharing subsidi. Memang benar pemerintah pusat telah memberikan subsidi, tapi  hanya 50 persen saja, masih ada yang belum tersubsidi. Maka sisa dari itulah yang kita subsidi, saya rasa ini bukanlah sebuah pelanggaran, apalagi ini membantu untuk masyarakat,” pungkasnya.

Ia menambahkan, program tersebut akan di luncurkan pada pertengahan Bulan Juni 2025.

Bupati Parigi Moutong Resmikan Gedung Pusdalops PB BPBD

KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Gedung Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong telah diresmikan, (Senin  14 Juli 2024).

Peresmian gedung tersebut, dilakukan langsung oleh Bupati Kabupaten Parigi Moutong, Erwin Burase, didampingi Wakil Bupati Abdul Sahid.

Terkait hal itu, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menekankan, bahwa Parigi Moutong merupakan salah satu daerah di Sulawesi Tengah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi.

Oleh karena itu, dibutuhkan sistem penanggulangan yang siaga setiap saat dan mampu memberikan respons cepat berbasis data dan informasi terintegrasi.

“Alhamdulillah, ini suatu kesyukuran bagi kita

Bangunan yang telah diresmikan ini, tentunya membuat kita harus semakin tanggap dengan bencana,” ujarnya

Menurutnya, keberadaan Pusdalops tidak hanya berfungsi sebagai pusat komando, tetapi juga sebagai pusat informasi dan koordinasi dalam menghadapi situasi darurat, baik bencana alam maupun non-alam.

“Kehadiran gedung Pusdalops akan mengoptimalkan kerja sama BPBD dalam mitigasi, kesiapsiagaan, hingga respons cepat saat terjadi bencana,” terangnya.

Orang nomor 1 di Parigi Moutong itu juga menegaskan, pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana, termasuk keterlibatan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB), relawan, dan masyarakat sebagai bagian dari satu kesatuan membangun ketangguhan daerah.

“BPBD sebagai instansi teknis juga memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat dalam memperkuat mitigasi,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Parimo, Moh Rivai, Mengatakan bangunan tersebut dibangun melalui hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)yang didanai oleh Bank Dunia.

Ia menjelaskan bahwa Pusdalops merupakan unit strategis yang bertugas mengelola informasi dan komunikasi penanggulangan bencana.

“Gedung Pusdalops ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan Pemda dalam menghadapi bencana, serta menjadi pusat koordinasi lintas instansi pada tahap mitigasi, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelas Rivai.

Kemudian kata ia , seluruh fasilitas yang tersedia akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pelayanan kebencanaan di Kabupaten Parigi Moutong.

Diketahui, Peresmian Gedung Pusdalops tersebut, dihadiri oleh Kepala Basarnas Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Parigi Moutong serta unsur Forkopimda.

Exit mobile version
%%footer%%