Parigi Moutong, kabarSAURUSonline.com – Gugus penanganan stunting Kabupaten Parigi Moutong, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) meminta agar seluruh desa yang ada pada Kabupaten Parigi Moutong berperan aktif dalam melakukan penanganan Stunting.
Pemerintah telah menetapkan pencegahan stunting sebagai program prioritas nasional, dengan menyusun Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) 2018-2024. Pemerintah menargetkan angka stunting nasional turun mencapai 14% di tahun 2024. Oleh karena itu diperlukan sinergi dalam melakukan penangananya dimulai dari penanganan lingkup desa.
Irwan SKM selaku kepala Bappelitbangda mengatakan, saat ini semua desa telah terlibat aktif dalam pencegahan stunting, itu terlihat dari dimasukanya penanganan stunting dalam program prioritas desa tahun 2021 dan tahun 2022. Hal tersebut berdasarkan laporan hasil evaluasi sementara, saat tim turun lapangan.
“Evaluasi itu juga kita bukan melihat hasil tetapi termasuk juga proses evaluasi keaktifan semua desa, karena kita tidak bisa berbuat banyak kalau desanya sendiri tidak aktif. Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang ada, saat ini semua desa sudah terlibat aktif dalam melakukan penangananya,” ujarnya kepada redaksi kabarSAURUS, saat menyambanginya Rabu, (18/08).
Irwan menjelaskan, saat akan menjadikan satu desa sebagai lokus stunting selanjutnya, terlebih dahulu pihaknya melakukan analisis situasi untuk desa mana saja yang memiliki masalah besar terkait masalah stunting di desa itu sendiri.
“Jadi setiap tahun kita melakukan analisis situasi atau analisis masalah.a jadi berdasarkan hasil analisa itu maka kita akan dapat desa-desa yang mana paling besar masalahnya. Kita itu memilih desa berdasarkan besaran masalah stunting jadi yang paling besar masalahnya itu yang kita dahulukan,” terangnya.
Kemudian lanjut ia, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan terhadap desa yang sebelumnya sudah menjadi lokus stunting, agar pihak desa masih tetap fokus melakukan pencegahan dan penanganan stunting.
“Kita akan tetap melakukan pemantauan terhadap desa yang sebelumnya telah menjadi lokus stunting,” tutupnya.
Eksplorasi konten lain dari kabarSAURUSonline.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.