KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Bupati Parigi Moutong (Parimo) Erwin Burase menyebutkan, tahap pertama sebanyak 3000 siswa SD dan SMP akan mendapatkan seragam sekolah gratis.
”Berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk tahap pertama baru 3000 seragam sekolah yang akan didistribusikan, menyasar di sekolah SD dan SMP di Wilayah Parimo,” ujarnya saat ditemui sejumlah awak media di Rumah Jabatan Bupati, Senin 14 Juli 2025, malam
Ia menuturkan, sebelumnya dinas terkait telah menyampaikan pendistribusian seragam sekolah gratis akan mengakomodir 15 ribu lebih siswa SD dan SMP.
Namun, kata ia, pendistribusian tersebut dilakukan secara bertahap, tahap pertama di bulan Juli ini sebanyak 3000 seragam sekolah gratis, kemudian Agustus 2025 sekitar 12.000 lebih.
”Untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, para murid baru diperbolehkan menggunakan seragam TK apbila ia masuk ke sekolah dasar, begitupun SD ke SMP, ini berdasarkan hasil rapat dari Disdikbud,” bebernya
Ia juga menegaskan, pekan depan pelaksanaan pendistribusian Seragam sekolah gratis sudah dilakukan lounching.
”Tempatnya di auditorium kantor bupati, secara simbolis, kami akan undang beberapa sekolah SD dan SMP di wilayah eks kecamatan Parigi untuk penyerahan seragam sekolah, kemudian sekolah yang ada beberapa kecamatan disaksikan melalui via zoom,” ungkapannya.
Erwin menambahkan, pembagian seragam sekolah tahap dua nanti, dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada satu lokasi pendistribusian.
Ia juga memastikan, dari 15 ribu lebih siswa yang telah terdaftar di Dapodik, semuanya harus mendapatkan seragam sekolah gratis.
”Kedepan semua murid harus mendapatkan seragam sekolah gratis merata, tidak ada yang tidak dapat. Sehingga di tahun berikutnya, Bukan hanya seragam gratis tetapi, sepatu, tas dan kelengkapan lainnya bisa masuk dalam program kami,” pungkasnya.
Bappelitbangda Gelar Orientasi Penyusunan Dokumen RPJMD Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2025-2029
KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) menyelenggarakan kegiatan orientasi penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2025–2029, bertempat di ruang rapat lantai II Kantor Bupati, (Jumat, 11 Juli 2025).
Kegiatan orientasi penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini, dihadiri langsung Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dan Wakil Bupati (Wabup) Abdul Sahid, Sekretaris Daerah (Sekda) Zulfinasran Achmad serta Kepala Bappelitbangda (Kaban) Irwan.
“Penyusunan RPJMD merupakan tahap krusial dalam perencanaan pembangunan daerah. Dokumen ini akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana strategi (renstra) untuk lima tahun ke depan. RPJMD adalah simpanan dari visi dan misi kepala daerah yang akan menentukan arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus memahami dengan baik proses dan substansinya. Oleh karena itu orientasi ini menjadi sangat penting untuk menyamakan dan memahami seluruh perangkat daerah terkait penyusunan RPJMD.” ucap Bupati dalam sambutannya.
Rapat orientasi ini membahas berbagai aspek terkait penyusunan RPJMD dan RENSTRA, yaitu :
- • Penyelarasan dengan RPJPD (rencana pembangunan jangka panjang daerah) dan rpjmn (rencana pembangunan jangka menengah nasional): rpjmd harus selaras dengan arah kebijakan pembangunan yang lebih tinggi.
- • Pengkajian Keadaan Daerah : pemahaman yang mendalam mengenai kondisi dan potensi daerah sangat penting dalam menyusun program yang tepat sasaran.
- • Deskripsi Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran : visi dan misi harus dapat diterjemahkan dan dijabarkan ke dalam kerangka perencanaan logistik yang jelas, terukur, dan realistis.
- • Penetapan Prioritas Program : prioritas program harus menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
- • Penyusunan Strategi dan Kebijakan : strategi dan kebijakan harus dirumuskan secara efektif dan efisien.
- • Penyusunan Indikator Kinerja : indikator kinerja harus diukur dan dapat dievaluasi.
Menutup Serayanya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan orientasi ini.
Beliau menekankan bahwa dengan sinergi dan kolaborasi yang solid, orientasi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Diperkirakan, dokumen RPJMD yang dihasilkan nantinya tidak sekedar menjadi pedoman administratif, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Parigi Moutong yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
KUNJUNGI JUGA : https://seruanrakyat.online/irwan-penyusunan-rpjmd-harus-disesuaikan-dengan-visi-misi-kepala-daerah-2/
Gedung Labkesmas Mulai di Bangun, Target Rampung 195 Hari
KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong resmi memulai pembangunan gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).
Pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Wakil Bupati Abdul Sahid, disaksikan jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, I Gede Widiadha dalam laporan teknisnya menyebutkan, pembangunan Labkesmas merupakan implementasi salah satu misi daerah, yaitu menyediakan akses layanan kesehatan yang berkualitas, bermutu, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
“Anggaran pembangunan Labkesmas ini, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yaitu 13 miliar lebih,” ungkapnya.
Ia mengatakan, pelaksanaan konstruksi pembangunan Gedung Labkesmas tersebut akan dikerjakan oleh CV. Kalukubula Sulteng.
Pekerjaan Pembangunan Labkes ini, akan dilaksanakan selama 195 hari kalender yang telah di mulai dari 12 Juni dan ditargetkan selesai pada 23 Desember 2025.
“Pengawas CV akan dilakukan oleh Dinkes, DPUPRP dan di damping Inspektorat Daerah Parigi Moutong. yang kebetulan pembangunan ini termasuk pembangunan strategi nasional,” terangnya.
Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid dalam sambutannya menekankan pentingnya pembangunan Labkesmas sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di tengah tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
Menurutnya, keberadaan laboratorium harus mampu menjawab kebutuhan layanan deteksi dini, mendukung diagnosis klinis, serta memantau kualitas lingkungan secara komprehensif.
“Saya Memohon kepada kontraktor pelaksana pembangunan ini, kerjakanlah pembangunan ini sesuai dengan apa yang ditetapkan, tepat waktu dan jaga keselamatan pekerja. Jangan nantinya di kemudian hari, ada hal-hal yang menjadi persoalan, atau sampai ke proses hukum,” jelasnya.
Fraksi Perindo Dorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Parigi Moutong
KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Fraksi Partai Perindo Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong, mendorong percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Hal itu disampaikan pada rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi partai perindo terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024, (Rabu 9 Juli 2025).
Yolanda Mambu, saat membacakan pandangan fraksi partai perindo, terlebih dulu mengucapkan duka cita terhadap korban bencana alam yang akhir-akhir ini melanda beberapa daerah di Kabupaten Parigi Moutong.
Mengenai rapperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 tersebut, Fraksi Partai Perindo memiliki beberapa catatan.
“Pertama, berkenaan dengan jawaban saudara Bupati terhadap pandangan umum fraksi partai perindo yang sependapat dengan percepatan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan putus serta sarana lainnya yang rusak yang di akibatkan bencana alam. Kami berharap ini segera ditindaklanjuti, karena di beberapa daerah sampai saat ini belum tertangani,” ujar Yolanda.
Yang Kedua kata ia, dengan telah dibahasnya serta dalam tahapan perekrutan direksi dan anggota serta pengawas perusahaan milik daerah, fraksi partai perindo terhadap tahapan tersebut dilakukan secara transparan dan dapat selesai sesuai waktu yang ditentukan pada tahun ini.
Kemudian yang Ketiga, fraksi partai perindo terhadap evaluasi secara menyeluruh OPD dan TAPD dapat menjadi perbaikan kemajuan pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong.
“Untuk yang Keempat, fraksi partai perindo tidak ingin laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024 ini, hanya menjadi laporan tahunan yang dibacakan dan dicatat kemudian di lupakan. Kami ingin laporan pertanggungjawaban menjadi pembenahan untuk kemajuan daerah tercinta. Dan kami Fraksi Partai Perindo akan selalu mengawasi, mengkritisi dan mengawal pemerintahan dengan jujur dan tegas,” jelasnya.
Lanjuti Soal Pengembalian Dokumen Ijazah, Sejumlah Eks Pegawai Sambangi Kantor BRI Cabang Parigi
KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Sejumlah Eks Pegawai BRI Cabang Parigi, akhirnya menyambangi Kantor Cabang yang berlokasi dijalan Trans Sulawesi, Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong.
Terbitnya SE Menaker terkait larangan penahanan dokumen ijazah pekerjaan oleh perusahaan atau pemberi kerja, nampak menjadi angin segar, bagi sejumlah eks pegawai BRI Cabang Parigi.
Pasalnya, SE Menaker tersebut seakan menjadi lampu hijau dari lamanya masa penantian mereka, terhadap dokumen ijazahnya, yang diharap masih dapat termanfaatkan pada perusahaan lain.
Hal ini seperti yang dialami sejumlah eks pegawai BRI Cabang Parigi, yang mendatangi kantor Cabang BRI Parigi, dengan tujuan berkoordinasi terkait mekanisme pengembalian ijazah bagi mereka, sebagaimana yang menjadi prosedur pihak Manajemen BRI Cabang Parigi (Selasa, 08 Juli 2025)
Kepada awak Redaksi kabarSAURUSonline.com, salah seorang eks pegawai BRI Cabang Parigi, Suandi menuturkan, kedatangan dirinya bersama sejumlah rekan seperjuangan, mendapat sambutan baik dari pihak Manajemen salah satu perusahaan BUMN yang beroperasi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong tersebut.
Dalam kesempatan itu kata ia, pihaknya bertemu dengan Supervisor Operasional BRI Cabang Parigi, yang juga menangani terkait Sumber Daya Manusia (SDM), dan mendapatkan arahan terkait mekanisme pengembalian dokumen ijazah mereka.
“Alhamdulillah suasana kekeluargaan masih sama seperti dulu. Alhamdulillahnya lagi, kami dapat dipermudah soal ini. Tadi kebetulan biodata kami sudah diambil lebih dulu agar pihak BRI bisa mudah juga untuk menyiapkan dokumen ijazah kami. Nanti, kalau dokumennya sudah siap dari pihak BRI akan mengabari kami dan sekaligus kami menyerahkan surat permohonan tersebut,” ujar Suandi, yang dipercayakan rekan-rekannya sebagai jubir.
Ia menuturkan, kedatangan sejumlah pihaknya tersebut, merupakan respon atas informasi melalui portal pemberitaan terkait dengan penerapan SE Menaker yang dilakukan pihak BRI Cabang Parigi.
“Jika dari awal kami disampaikan untuk membuat surat permohonan pengembalian ijazah ini. Maka sudah pasti kami lakukan sejak lama. Alhamdulillah juga, ada SE Menaker ini, yang diikuti dengan pemberitaan kawan-kawan media khusus terkait pelaksanaan SE Menaker tersebut oleh pihak BRI Cabang Parigi, sehingga kami hari ini ada disini,” tandasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, beberapa saat sebelum berita ini ditayangkan, penyerahan dokumen ijazah sejumlah eks pegawai tersebut, direncanakan berlangsung di kantor BRI Cabang Parigi, (Kamis, 10 Juli 2025).
KUNJUNGI JUGA : https://zentainovasi.id/2025/07/08/gubernur-sulteng-tegaskan-komitmen-anti-korupsi-lewat-program-berani/
Peringatan Hut ke-65 Tahun, Bupati Banggai Apresiasi Kehadiran Pemda Parigi Moutong
KABUPATEN BANGGAI, kabarSAURUSonline.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kabupaten Banggai digelar dengan penuh khidmat dan kehangatan di Lapangan Mirqan, Kompleks Bukit Halimun, Luwuk Selatan, Selasa (8/Juli/2025).
Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Bergerak Bersama dalam Keberlanjutan” dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari kabupaten tetangga, termasuk Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, hadir secara langsung bersama isteri, didampingi Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta sejumlah pejabat lainnya. Kehadiran jajaran Pemda Parigi Moutong menjadi simbol hangatnya hubungan antarwilayah dan mempererat ikatan solidaritas di kawasan timur Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran rombongan dari Parigi Moutong. Ia secara khusus menyebut Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid sebagai “sahabat pejuang PSU dan teman retret”, mengingat banyaknya momen kebersamaan dan perjuangan yang telah dilalui bersama, baik dalam urusan pemerintahan maupun dalam ruang-ruang refleksi kepemimpinan.
“Terima kasih kepada saudara-saudara kami dari Parigi Moutong yang selalu hadir dalam semangat kebersamaan. Ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tapi juga bentuk nyata dari persaudaraan lintas daerah yang terus kita jaga,” ujar Bupati Amirudin.
Upacara peringatan HUT ke-65 ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kemenkumham RI untuk dua komoditas unggulan Banggai: Salak Pondoh Simpang Raya dan Kelapa Babasal Taima, menjadikan Banggai sebagai daerah pertama di Indonesia yang menerima IG untuk komoditas kelapa. Sertifikat diserahkan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng kepada Bupati Banggai.
Tak hanya itu, diserahkan pula Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal untuk Burung Maleo, serta sejumlah SK CPNS dan PPPK dan piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Penjabat Sekda Ramli Tongko, anggota DPR dan DPD RI Dapil Sulteng, pimpinan instansi vertikal, kepala daerah se-Sulteng, serta tokoh adat dan masyarakat.***
Fraksi Nasdem Sebut LKPJ Bupati Parigi Moutong Jangan Hanya Formalitas
KABUPATEN PARIGI MOUTONG, kabarSAURUSonline.com – Fraksi Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong, menyebut Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Parigi Moutong jangan hanya formalitas.
Hal ini disampaikan pada rapat paripurna penyampaian pandangan umum Fraksi Nasdem yang digelar pada (Rabu 9 Juli 2025).
Salimun Mantjabo menyampaikan, Fraksi Nasdem menilai, bahwa penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Parigi Moutong tahun 2024 masih jauh dengan apa yang diharapkan rakyat.
“Apa yang tertulis dalam dokumen LKPJ, terlihat baik diatas kertas tetapi jauh berbeda dengan kenyataan dilapangan. LKPJ ini tidak lebih dari laporan formalitas yang tidak disertai dengan pertanggungjawaban moral atas berbagai ketimpangan pelaksanaan anggaran,” terang Salimun.
Dalam mengkritisi berbagai penyelenggaraan pemerintahan daerah tersebut, Fraksi Nasdem juga menyoroti terkait pengelolaan anggaran.
Fraksi Nasdem menilai, pengelolaan anggaran cenderung boros dan tidak efisien, karena banyaknya kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hanya menghabiskan anggaran tanpa kejelasan output dan dampak real.
“Kegiatan seremonial, perjalanan dinas dan rapat-rapat OPD, hanya menguras belanja daerah tapi minim manfaat bagi rakyat. Kami menilai, APBD tahun 2024 telah digunakan tanpa sensitivitas dan moral terhadap kondisi rakyat Parigi Moutong,” tegasnya.
Terkait hal itu, Fraksi Nasdem mendukung penuh Bupati Parigi Moutong untuk dapat berupaya mengevaluasi secara menyeluruh terhadap semua OPD. Namun, evaluasi yang dilakukan tidak hanya dalam bentuk teguran, melainkan harus dengan upaya rotasi pencopotan bahkan pelaporan hukum jika ditemukan indikasi pelanggaran.
Fraksi Nasdem juga menyarankan, Bupati Parigi Moutong untuk membangun tim pengawasan lintas OPD yang bersifat independen dan langsung dibawah kendali Kepala Daerah.
“Fraksi Partai Nasdem, tidak ingin laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024 ini, hanya menjadi laporan tahunan yang dicatat kemudian dilupakan. Kami ingin laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ini menjadi titik balik pembenahan untuk kemajuan daerah tercinta. Dan kami Fraksi Nasdem akan selalu mengawasi, mengkritisi dan mengawal pemerintahan dengan jujur dan tegas,” pungkasnya.