Desa Avolua Wujudkan Program Masyarakat Sehat Lewat Jambanisasi

  • Whatsapp
Kades Avolua, Tamsil
Tamsil, Saat Menunjukkan Papan Informasi Program Pemanfaatan APBDes Avoluu Tahun 2021 (Sumber Design Foto : Redaksi KabarSAURUS)
Advertisements

Parigi Moutong, kabarSAURUSonline.com Pemerintah Desa Avolua Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong kucurkan anggaran untuk program Jambanisasi bantuan bagi warganya yang kurang mampu.

Sebagian besar daerah Kecamatan Parigi Utara Kabupaten Parigi Moutong, merupakan wilayah yang dekat dengan daerah pesisir pantai.

Bacaan Lainnya

Sehingga, tidak sedikit warga yang belum memiliki jaringan Jambanisasi pada wilayah ini, sembarang membuang hajatnya.

Kebiasaan masyarakat tersebut dianggap dapat memberikan dampak yang negatif bagi kesehatan.

Kondisi itu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Desa (Pemdes) Avolua. Hal tersebut, seperti penuturan Kepala Desa Avolua, Tamsil. Saat Redaksi KabarSAURUS menyambangi ruang kerjanya, Selasa, (07/09).

Ia mengatakan, Pemdes Avolua ingin mewujudkan masyarakatnya yang bebas dari perilaku buang buang hajat sembarangan.

Ia juga menuturkan, selain mewujudkan lingkungan desa yang sehat, Pemdes Avolua ingin menjadikan desanya sebagai salah satu desa yang mewakili Kecamatan Parigi Utara kategori Indeks Desa Membangun (IDM).

“Tujuan kita ini, karena di Kecamatan Parigi Utara belum ada desa yang IDM. Sehingga, itu menjadi tolak ukur kita supaya ada desa perwakilan dari Kecamatan Parigi Utara. Saya itu, menginginkan Desa Avola ini, adalah desa pertama yang IDM. Artinya, bebas dari buang air besar sembarangan, agar sanitasi dan jambanisasi bisa terpenuhi ” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pemdes Avolua , baru bisa mengadakan Tiga unit Jamban bagi warganya yang masuk dalam kategori belum mampu.

Dengan anggaran per satu unit Jamban, Kata Tamsil, sebesar Rp10 juta. Anggaran tersebut, lanjutnya, bersumber dari Dana Desa Avolua tahun 2021 , yang totalnya mencapai sekitar Rp 800an Juta.

Lebih lanjut lagi, Tamsil mengaku, program Jambanisasi tersebut, juga merupakan bagian salah satu upaya Pemdes Avolua untuk pencegahan Stunting di desanya.

Sehingga, jika dalam satu keluarga terdapat ibu hamil maka layak mendapatkan bantuan tersebut.

“Jadi selain keluarga miskin, yang paling prioritas juga, kita menyasar ibu hamil. Hal ini dalam upaya untuk penurunan Stunting. Ada juga kepada lansia,” terangnya.

Kepala Desa Avolua Berharap, Progam Jambanisasi Dapat Pula Menekan Stunting

Ia berharap, program Jambanisasi di desanya tersebut, bisa menekan angka stunting.

Program penanggulangan stunting merupakan program nasional yang diharapkan setiap elemen bisa bekerja sama dalam melakukan penangananya. Sehingga pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BaPPELITBANGDA) Kabupaten Parigi Moutong, meminta agar seluruh desa ikut berperan aktif dalam pencegahan stunting di daerah ini.

Advertisements
banner 970x90

Pos terkait