PALU, kabarSAURUSonline.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah telah menyalurkan 12.400 dosis vaksin pneumokokus/Pnemococcal Conjugate Vaccine (PCV) dari Kementerian Kesehatan (Kemkes) ke kabupaten/kota.
Demikian disampaikan Koordinator Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Ahsan, M.Kes, di Kota Palu, Minggu (09/10) melansir antaranews.com.
“Jatah vaksin itu akan digunakan untuk melaksanakan imunisasi PCV di fasilitas pelayanan kesehatan dan posyandu di kabupaten/kota,” ungkapnya
Ahsan mengatakan, imunisasi PCV tidak dilaksanakan secara serentak. Beberapa daerah masih melakukan sosialisasi mengenai pelaksanaan imunisasi tersebut.
“Akan tetapi sudah ada yang melaksanakan dan sesuai catatan jumlah bayi di Sulawesi Tengah yang mendapat imunisasi PCV berjumlah 29 jiwa,” kata Ahsan.
Ia menjelaskan, bahwa imunisasi PCV dilakukan untuk mencegah penyakit pneumonia atau radang paru-paru akibat infeksi bakteri pneumokokus pada bayi.
Menurutnya, imunisasi PCV dilakukan dengan memberikan tiga dosis vaksin. Vaksin PCV dosis pertama diberikan saat bayi berusia dua bulan, dosis kedua pada saat berusia tiga bulan, dan dosis ketiga pada saat usia 12 bulan.
“Dengan pencanangan yang dimulai September 2022 lalu, maka target utamanya adalah anak yang lahir pada tanggal 13 Juni karena perhitungannya sudah sesuai bayi itu berumur dua bulan,” imbuhnya.
Menurut data Dinkes, pada 2021 ada 4.668 kasus pneumonia di Sulawesi Tengah dengan rata-rata temuan kasus per minggu 39,7 persen. Jumlah bayi yang meninggal dunia karena penyakit itu tercatat tujuh orang.
“Temuan kasus pada 2021 itu masih jauh dari target yang diberikan Kemenkes RI yakni 65 persen, karena memang beberapa orang tua justru takut kalau anaknya diperiksa padahal lebih bagus diperiksa agar mendapat proteksi secara cepat serta lebih awal,” ujarnya.
Dia mengatakan bahwa temuan kasus pneumonia pada 2021 lebih rendah dari total penemuan kasus pneumonia pada balita tahun 2020.
Balita yang terserang pneumonia di Sulawesi Tengah pada 2020 tercatat 5.724 orang dan 12 orang di antaranya meninggal dunia.
Guna menekan angka kasus pneumonia, Ahsan mengatakan, pemerintah menggencarkan pelaksanaan vaksinasi pada 2022.
Pemerintah mencanangkan pelaksanaan imunisasi PCV untuk menurunkan angka kematian bayi, menurunkan angka kematian balita, dan menurunkan angka kasus stunting.
melansir dari https://sulteng.antaranews.com/berita/255797/sulteng-salurkan-12400-dosis-vaksin-pcv-ke-kabupatenkota
Eksplorasi konten lain dari kabarSAURUSonline.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.