Parigi Moutong, kabarSAURUSonline.com – Anggaran dana Bantuan Rumah Swadaya (BRS) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Mengalami kenaikan yang mencapai Rp 20 Juta per unit tahun ini.
BRS Parigi Moutong yang lebih dikenal dengan program bedah rumah untuk masyarakat, yang melekat pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP).
Tahun ini, anggaranya naik menjadi Rp 20 Juta per unit, dari tahun yang sebelumnya, sebesar Rp17,5 juta.
Demikian penuturan Kepala Seksi Perumahan Swadaya DPKP Kabupaten Parigi Moutong, Aman Datu. Hal itu ia sampaikan saat redaksi kabarSAURUS menyambangi ruang kerjanya, Selasa (04/05).
“Untuk tahun-tahun sebelumnya kan setiap rumah itu teranggarkan hanya Rp17,5 juta saja, jadi Rp15 juta untuk biaya material dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Tapi, pada 2021 ini Bantuan Rumah Stimulan Parigi Moutong teranggarkan Rp20 juta per unit. Dengan biaya material Rp17,5 juta dan Rp2,5 juta juga untuk upah tukang,” ujarnya.
Ia menuturkan, sumber pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Kalau disini itu ada tiga yang menjadi sumber dana, yaitu dana bantuan yang langsung dari pusat, dana APBN dan juga Dana Alokasi Khusus (DAK),” tuturnya.
Ia mengungkapkan, meski anggaran per unit rumah telah ditentukan, namun demikian untuk total anggaran program BRS Kabupaten Parigi Moutong belum dapat dipastikan.
Menurut Aman Datu, pihaknya masih menunggu konfirmasi besaran anggaran dari masing-masing sumber.
“Anggaran dari masing-masing sumber itu biasanya tidak menentu. Jadi, tidak bisa dipastikan berapa,” bebernya.
Ia menyebutkan, untuk mendapatkan bantuan perumahan dari pemerintah tersebut, masyarakat setidaknya harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah menjadi ketentuan pemerintah.
“Beberapa persyaratan tersebut antara lain, harus dengan status Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu, sudah berkeluarga dan juga mempunyai lahan atau tanah pribadi untuk membangun. Setidaknya, itu yang menjadi persyaratan utama,” sebutnya.
Sebelum Dana BRS Parigi Moutong Turun, Ada Proses Verifikasi dan Validasi
Ia menambahkan, dalam pengusulan Bantuan Rumah Swadaya Parigi Moutong tersebut, akan ada tahap verifikasi serta validasi dari pihak kecamatan, pemerintah desa dan atau kelurahan.
Hal itu, untuk mengetahui dan memastikan, bahwa data yang diusulkan sesuai dengan kondisi sebenarnya dan benar layak mendapatkan bantuan rumah.
Eksplorasi konten lain dari kabarSAURUSonline.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.