Banjir di Desa Tuntung Banggai Diduga Dampak dari Aktivitas Perusahaan

oleh -67 Dilihat
Banjir di Desa Tuntung Banggai Diduga Dampak dari Aktivitas Tambang
FOTO : ISTIMEWA (Tribun Palu)

BANGGAI, kabarSAURUSonline.com – Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka mengatakan, banjir di Desa Tuntung Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, diduga dampak dari aktivitas perusahaan.

Hal itu ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi penanganan dan kesiapsiagaan pasca-bencana banjir di wilayah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (01/08) lalu, melansir tribunews.com

“Kami akan panggil khusus PT KFM untuk mempertanggungjawabkan Amdal mereka yang bermasalah yang menyebabkan banjir di Desa Tuntung, Pongian dan Koninis,” tegasnya, dikutip dari rilis Diskominfo Banggai.

Perusahaan nikel itu kata ia, selalu berkilah bahwa banjir tersebut bukan disebabkan oleh mereka, karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai meninjau langsung di lapangan.

“Saat kami meninjau lapangan, ditemukan tempat-tempat mereka telah terendam banjir, padahal lama hujan baru 30 menit,” ungkap Bupati Amirudin.

Diketahui, banjir kembali menerjang Desa Tuntung, pada Rabu (03/08) kemarin siang. Akibatnya, sejumlah rumah warga Desa Tuntung terendam, bahkan jalan trans Sulawesi ikut terdampak karena tertimbun material batu dan pasir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai melaporkan, sebanyak lima rumah warga terancam tergerus banjir.

Sedangkan lanjut ia, jalan trans Sulawesi yang sebelumnya tertimbun material batu dan pasir sudah bisa dilalui kendaraan.

Sementara itu, seorang warga Desa Tuntung kepada wartawan mengungkapkan, hujan mulai mengguyur wilayah Bunta dan sekitarnya sekitar pukul 11.00 hingga 15.00 Wita

“Setelah hujan reda, banjir pun melanda Desa Tuntung dengan volume air yang cukup besar. Bahkan terkesan lebih besar dari banjir yang terjadi beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Banjir juga menjebol tanggul di bantaran sungai pasca-banjir sebelumnya, akibatnya air hujan merambat ke lapangan bola dan sampai merendam pemukiman warga.

“Warga teriak histeris minta tolong saat banjir menerjang,” katanya.

melansir dari https://palu.tribunnews.com/2022/08/03/desa-tuntung-banggai-kembali-diterjang-banjir-warga-histeris-minta-tolong