Parigi Moutong, KabarSAURUSonline.com – Terlibat dalam penanganan sunting, Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah rekrut kader pemberdayaan.
Meskipun belum memiliki anggaran yang memadai, DPMD mengambil langka perekrutmen tenaga pemberdayaan masyarakat dari kader posyandu satu orang setiap desa dalam penanganan sunting.
“Saat ini kami sudah membentuk tenaga pemberdayaan yang tersebar disetiap desa,” ungkap Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Desa DPMD Kabupaten Parimo, Rhein Zullita saat di temui KabarSAURUS.COM di ruang kerjanya Senin,(9/9/2019)
Dia mengatakan, merekrut kader posyandu karena pihaknya masih mengalami kesulitan dalam hal pemberian honor sebagaimana arahan dari pemerintah pusat.
Menurut dia, pihaknya hanya diberikan dua indikator dalam penanganan sunting, khususnya pendekatan dan mengarahkan masyarakat untuk hadir dalam setiap kegiatan posyandu.
Namun, sebagai bentuk tanggung jawab dinas tersebut telah memberikan pembekalan terhadap tenaga pemberdayaan.
“Alhamdulillah kemarin kami ada pelatihan kader pemberdayaan masyarakat itu, yang setiap desa mempunyai satu orang perwakilan,” ujarnya.
Dengan memberikan pelatihan kepada tenaga pendamping pemberdayaan masyarakat itu, penanganan stunting di daerah tersebut terpenuhi.
Lanjut dia, berbeda halnya dengan Dinas Kesehatan yang dibebankan dengan delapan indikator penanganan. Namun pihaknya yakin dengan keterbatasan kadernya mampu.
Akan tetapi kata dia, meski dengan indikator terkecil pihaknya bertekat akan menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terdepan dalam menangani masalah sunting.
Eksplorasi konten lain dari kabarSAURUSonline.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.