Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Tengah Berjanji Lindungi masyarakat

  • Whatsapp
Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Tengah Berjanji Lindungi masyarakat
Sumber foto : Editing kabarSAURUSonline.com
banner 468x60

Palu, kabarSAURUSonline.com –  Dua pasangan  Calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Tengah berjanji melindungi masyarakat dari  virus covid-19.

Bentuk komitmen keduanya, pada ajang Pemilukada serentak 9 Desember 2020 wilayah sulawesi Tengah  dengan memperketat penerapan protokol kesehatan.

Tahapan yang kembali berlangsung setelah sempat tertunda akibat pandemi. Para calon harus menyiapkan secara lengkap protokol kesehatan yang qualified, untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 yang belum berakhir hingga sekarang.

“Calon Gubernur dan Wakil Gubernur harus memastikan setiap kegiatan tetap mengikuti protocol kesehatan,” jelas Anggota DPRD Sulawesi Tengah. Hasan Pattongai melansir situs sulteng.antaranews.com

Hasan menyebutkan, karena pasangan cagub cawagub telah berjanji, berkomitmen, dan berikrar untuk mencegah penyebaran COVID-19 dalam setiap kegiatan tahapan Pemilukada.

Sebagai seorang pemimimpin Negara harus menepati janjinya dan harus melaksanan sesuai ikrar yang telah diucapkan untuk melindungi masyarakat.

“Fakta integritas pasangan calon itu harus berlaku dengan benar. Tidak hanya menjadi komitmen atas kertas tetapi harus pembuktian secara tindakan nyata” ujarnya.

Begitupun,  para pendukung dan pengusung dari partai politik harus bekerja sama dan harus memaksimalkan setiap tugas melindungi masyarakat dari covid-19.

Ia menyebutkan, dalam setiap pelaksanaaan kegiatan oleh  partai politik dan pasangan calon, harus membatasi setiap jumlah harga yang hadir. Dengan adanya pembatasan social, ia yakin akan mencegah  penyebaran virus  yang semakin mewabah itu.

Ia juga menghimbau kepada seluruh petugas untuk  memperketat penerapan protokol kesehatan. Seperti, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan penerapan protocol kesehatan.

“Hal ini penting karena partai politik dan pasangan calon juga harus berperan untuk menekan penyebaran COVID-19. Agar Pemilukada kali ini tidak melahirkan klaster baru penyebaran covid-19,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *